Kenaikan laba KPIG pada 2025 ditopang oleh lonjakan pendapatan perseroan yang meningkat 47,45% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 1,77 triliun menjadi Rp 2,61 triliun.
Emiten pertambangan PT Timah Tbk (TINS) meraup laba sekitar Rp 1,1 triliun sepanjang 2025. Adapun sepanjang 2024, TINS mencatatkan laba bersih mencapai Rp1,19 triliun atau melonjak 364% yoy.
PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan laba bersih US$ 142,8 juta atau sekitar Rp 2,42 triliun atau naik 15% dari tahun sebelumnya.
Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 490 juta atau setara Rp 8,31 triliun. Jumlag tersebut melonjak 775%
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 3,5 triliun tahun buku 2025. Torehan itu melonjak 16,4% year-on-year (yoy)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menutup tahun buku 2025 dengan kinerja fundamental keuangan yang solid. Capaian ditorehkan di tengah penyesuaian arah kebijakan moneter global
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) baru saja merilis laporan keuangan konsolidasi yang diaudit untuk tahun buku 2025. Hasilnya, BBCA membukukan pertumbuhan laba bersih dan sejalan dengan ekspektasi pasar
Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) kena imbas usai Presiden Prabowo mencabut izin kelola hutan bagi 28 perusahaan. Hal itu lantaran presiden juga mencabut izin tambang emas Martabe anak usaha UNTR