Tiru Pilkada DKI, Prabowo cs Kerahkan Massa ke Masjid saat Pencoblosan

Ameidyo Daud Nasution
1 Maret 2019, 17:36
Demo Ahok
Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi demonstrasi. Kubu pendukung Prabowo akan mengerahkan massa untuk berkumpul dari masjid menuju TPS pada hari pencoblosan Pilpres 2019.

Pendukung calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyiapkan aksi mengerahkan massa untuk berkumpul dari masjid menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan 17 April 2019.  Aksi pengerahan massa ini mirip menjelang pencoblosan pemilihan kepala daerah atau Pilkada DKI Jakarta 2017 yang memenangkan Anies Baswedan-Sandiaga.

Rencana ini diungkapkan Sekretaris Jenderal Forum Ulama Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath saat demonstrasi di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (1/3). Di hadapan pendemo, dia mengajak melakukan Subuh Akbar di seluruh masjid atau mushala dari Sabang sampai Merauke pada hari pencoblosan Pilpres. 

(Baca: Survei Cyrus: Tertinggi, Elektabilitas Jokowi di Pemilih Loyal 47,8%)

"Lalu memakan pakaian putih dan memenuhi Tempat Pemungutan Suara (TPS)," kata Al Khaththath. Al Khaththath juga yang menyerukan hal yang sama agar umat Islam menunaikan salat subuh berjemaah sebelum pencoblosan Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu.

Siang ini sejumlah organisasi masyarakat (ormas) berafiliasi agama Islam menggelar Apel Siaga Umat Untuk Pemilu, Bersih, Jujur, Adil, tanpa Kecurangan. Selain Al Khaththath tampak hadir pimpinan perguruan As Syafiiyyah Abdul Rasyid Abdullah Syafi'i, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, hingga politisi PAN Eggi Sudjana.

(Baca: Pendukung Prabowo Lebih Percaya Informasi di Medsos Bersimbol Agama)

Dalam orasinya, Al Khaththath menyatakan tidak ingin ada kecurangan. "Jangan dibiarkan dan harus dijaga," kata Al Khaththath.

Al Khaththath mengajak peserta aksi bersumpah untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia 2009. Fatwa tersebut berisi anjuran memilih pemimpin dan wakil rakyat yang beriman dan bertaqwa. Setelah berorasi, para pemimpin demonstrasi bertemu dengan pejabat KPU.

Demonstrasi hari ini diikuti massa dengan atribut Front Pembela Islam (FPI), Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara Dan Pengacara (Bang Japar). Peserta demonstrasi tampak ada yang membawa poster besar bergambar wajah tokoh FPI Rizieq Shihab yang dikibarkan di atas salah satu sepeda motor.

(Baca: Usulan Penempatan Kotak Suara di Koramil Dinilai Tak Tepat)

 

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait