Diresmikan Anies Baswedan, Apa itu Sekolah Net Zero?

Anies Baswedan meresmikan empat sekolah net zero 2022 dengan biaya pembangunannya Rp 126 miliar. Bagaimana konsep sekolah net zero 2022?
Yuliawati
28 September 2022, 16:57
Anies Baswedan
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan istrinya, Fery Farhati (kiri) membaca buku koleksi perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dalam acara peresmian di Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (18/9/2022).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan empat gedung sekolah baru dengan konsep net zero carbon atau nol emisi karbon. Anies menyebut peresmian gedung sekolah dengan konsep net zero 2022 dan green building  merupakan bagian dari upaya memajukan pendidikan sesuai perubahan zaman.

"Hari ini, Jakarta resmi menjadi tempat pertama sekolah negeri yang memiliki 'net zero school'," kata Anies Baswedan, di Jakarta, Rabu (28/9).

Empat sekolah net zero 2022 yang diresmikan yakni SD Negeri Ragunan 08 di Kecamatan Pasar Minggu, SD Negeri Duren Sawit 14 di Kecamatan Duren sawit kemudian SD Negeri Grogol Selatan 09 di Kecamatan Kebayoran dan SMA 96 Jakarta di Kecamatan Cengkareng. Pembangunan sekolah net zero di empat lokasi menggunakan APBD senilai Rp 126 miliar.

Sekolah net zero 2022 tersebut merupakan sekolah percontohan menuju target Jakarta menuju kota emisi nol pada 2050. Bangunan sekolah dibangun dengan konsep emisi rendah karbon, hemat saat dioperasikan, serta sebagian besar kebutuhan energinya berasal dari energi terbarukan.

Advertisement

Gedungnya dirancang dengan mengoptimalkan ventilasi alam dan pencahayaan alami sehingga mengurangi emisi gas karbon akibat penggunaan energi listrik.​​​​​​​

Anies menjelaskan bahwa sekolah ini mengusung konsep bangunan hijau (green building) guna memajukan pendidikan sehingga bergerak mengikuti perubahan zaman.

Dia mengatakan sekolah itu tidak ditentukan oleh fisik bangunan saja melainkan melalui interaksi antarpendidik dengan anak didiknya.

Setelah tempat interaksi ini bila dirancang dengan benar, maka proses pembelajaran akan berjalan lebih baik lagi. "Ini merupakan sebuah keinginan untuk melakukan transformasi pendidikan di Jakarta", ucap Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Nahdiana.

Nahdiana juga menyebutkan bahwa peresmian ini mewujudkan pendidikan yang tuntas dan berkualitas yang dimulai dengan pembangunan fisik gedung di sekolah negeri di Jakarta.

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait