Mungkin saja Jasa Marga akan kembali mengajukan penawaran jika Waskita melakukan divestasi dengan mekanisme lain.
Jasa Marga
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Jasa Marga (Persero) Tbk masih menunggu langkah lanjutan PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyusul ditolaknya proposal tender divestasi tiga ruas tol mereka. Sebelumnya operator jalan tol tersebut telah menawar tol Kanci - Pejagan, Pejagan - Pemalang, serta Pasuruan - Probolinggo dari Waskita.

Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan mengakui proposal divestasi yang diajukannya ternyata masih di bawah harapan Waskita. Oleh sebab itu dirinya mengaku belum menentukan langkah lanjutan, kecuali menunggu keputusan Waskita berikutnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Agus tak menutup kemungkinan perusahaannya akan kembali mengajukan penawaran jika Waskita melakukan divestasi dengan mekanisme lain. "Mungkin dari tim Waskita kalau ada rencana lebih lanjut," kata Agus kepada Katadata, Rabu (13/9).

(Baca juga:  Awal Bulan Depan, 90% Gerbang Tol Jasa Marga Pakai Sistem Nontunai)

Sedangkan Direktur Utama Waskita yakni M Choliq juga mengakui bahwa seluruh dokumen tender yang diterimanya masih di bawah target. "Di bawah permintaan kami," kata Choliq pada kesempatan terpisah.

Meski demikian dirinya tidak khawatir akan pembiayaan proyek tol Waskita lainnya. Sebab, menurut Choliq, proses divestasi tetap akan berjalan dengan atau tanpa lelang. "Bisa saja nanti satu per satu (menawar jalan tol Waskita)," katanya.

Sebelumnya, dalam keterangan resmi Waskita, setelah proses evaluasi terhadap beberapa dokumen yang masuk maka diputuskan bahwa tidak ada peminat yang berhasil memenuhi nilai yang diinginkan PT Waskita Toll Road.

"Namun Waskita tetap berencana melakukan divestasi tol-tol tersebut," demikian bunyi keterangan resmi Waskita.

(Baca juga: Jasa Marga: Baru 36% Pembayaran Nontunai di Tol Jabotabek)

Ameidyo Daud
Artikel Terkait
"Ada Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang," ujar Desi
Korsel juga akan menggarap dan membiayai 5 proyek infrastruktur, yani LRT, saluran air Bendungan Karian, PLTA Bongka, rumah murah, dan pengembangan Lido.
Astra Infra menargetkan memiliki 500 kilometer jalan tol di Indonesia pada 2020.