DPR Bakal Bentuk Panja Antisipasi Penyebaran Virus Corona

DPR akan membentuk panja guna memastikan kapasitas Indonesia dalam menangani penyebaran virus corona.
Image title
1 Maret 2020, 17:22
virus corona, dpr, panja, penyebaran virus corona
ANTARA FOTO/Moch Asim
Ilustrasi. Wabah virus corona hingga kini telah membunuh hampir 3.000 orang dengan kasus infeksi lebih dari 85 ribu di seluruh dunia.

Dewan Perwakilan Rakyat berencana membentuk panitia kerja ketahanan nasional guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19. Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi menjelaskan pembentukan panja tersebut ditargetkan dapat rampung dalam satu kali masa sidang.

"Kami ingin memastikan kapasitas kita dalam tingkat kesiagaan situasi yang paling buruk sudah ada. Panja ini kami harapkan tidak terlalu lama terbentuk," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (3/1).

Sejumlah negara maju telah melibatkan militer dalam upaya pencegahan virus corona. Pemerintah pun diharapkan dapat meniru langkah tersebut. Adapun keterlibatan militer sejauh ini telah dilakukan dalam proses evakuasi WNI dari Wuhan Tiongkok di Pulau Natuna. 

"Walaupun belum ada kasus, kami ingin memastikan infrastrukur siap" kata dia.

Advertisement

(Baca: Jokowi Didesak Transparan soal Penanganan Virus Corona )

Pemerintah saat ini belum menemukan kasus infeksi virus corona di dalam negeri. Namun, pemeriksaan di pintu masuk negara, terutama via Bandara telah diperketat. 

Di sisi lain, Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf meminta pemerintah membuktikan bahwa Indonesia memang bebas dari wabah virus corona. Meski belum ada kasus, Indonesia masuk dalam daftar larangan masuk sejumlah negara.

(Baca: Korban Tewas Virus Corona Hampir 3.000, AS Laporkan Kematian Pertama)

"Secara diplomasi kita dibuli. Kemenkes menyatakan masih zero. Sedangkan negara tetangga memutuskan hal yang berbeda. Saya belum melihat sikap pemerintah terkait hal ini," ujarnya.

Panja dijadwalkan terbentuk pada 22 Maret mendatang. DPR pun bakal mengundang Kementerian Pertahanan serta Badan Intelijen Negara (BIN) untuk bersama sama membahas hal ini.

Wabah virus corona hingga kini telah membunuh hampir 3.000 orang dengan kasus infeksi lebih dari 85 ribu di seluruh dunia. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 60 negara.

Reporter: Verda Nano Setiawan
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait