Trump Akhiri Hubungan AS dengan WHO di Tengah Pandemi Corona

Presiden AS Donald Trump menyatakan bakal mengakhiri hubungan dengan WHO karena menilai lembaga tersebut gagal menangani pandemi corona.
Image title
30 Mei 2020, 19:08
Amerika Serikat, WHO, pandemi corona, Tiongkok, hubungan as dan who, donald trump
ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst/wsj/cf
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh WHO sebagai boneka Tiongkok.

Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat bakal mengakhiri hubungan dengan Organisasi Kesehatan Dunia. Ia menuduh WHO sebagai boneka Tiongkok dalam penanganan pandemi corona.

Pengumuman langkah AS untuk keluar dari lembaga yang bermarkas di Jenewa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan hubungan antara Washington dan Beijing terkait wabah corona. Virus ini pertama kali muncul di Kota Wuhan, Tiongkok pada akhir tahun lalu.

Berbicara di Gedung Putih, Trump mengatakan para pejabat Tiongkok mengabaikan kewajiban mereka untuk memberikan laporan secara utuh kepada WHO terkait virus corona. Ia juga menuduh Tiongkok menekan lembaga kesehatan dunia itu untuk 'menyesatkan dunia'.

"Tiongkok memiliki kendali penuh atas WHO meskipun hanya membayar US$ 40 juta per tahun dibandingkan apa yang telah dibayarkan AS sebesar US$ 450 juta," ujar Trump dikutip dari Reuters, Jumat (29/5) waktu setempat.

Advertisement

(Baca: Trump Desak Buka Lockdown saat Kematian Covid-19 di AS Tembus 100 Ribu)

Keputusan Trump untuk keluar dari Tiongkok ini juga diambil usai pernyataan Presiden Cina Xi Jinping pekan lalu untuk memberikan US$ 2 miliar kepada WHO selama dua tahun ke depan guna memerangi virus corona. Jumlah itu hampir cocok dengan seluruh anggaran program tahunan WHO untuk tahun lalu.

Trump bulan lalu menghentikan pendanaan untuk organisasi beranggotakan 194 orang itu, kemudian dalam suratnya tanggal 18 Mei memberi WHO 30 hari untuk berkomitmen melakukan reformasi.

"Karena mereka telah gagal melakukan reformasi yang diminta dan sangat dibutuhkan, kami hari ini akan mengakhiri hubungan dengan WHO dan mengalihkan dana itu ke seluruh dunia yang memang layak mendapatkan," kata Trump.

(Baca: Trump Sebut 1,57 Juta Warga AS Positif Corona Merupakan ‘Kehormatan’)

Kendati demikian, tak jelas kapan keputusan ini akan berlaku. Resolusi bersama kongres pada 1948 di AS terkait keanggotaan WHO, mengatakan negara itu "berhak untuk menarik diri dari organisasi dengan pemberitahuan satu tahun."

WHO tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pengumuman Trump. Namun, lembaga itu sebelumnya telah membantah pernyataan Trump bahwa mereka membela Tiongkok terkait pandemi virus corona.

Amerika Serikat saat ini berkontribusi lebih dari US$ 200 juta kepada WHO. Washington juga memberikan beberapa ratus juta dolar setiap tahun dalam pendanaan sukarela yang terkait dengan program-program WHO tertentu, seperti pemberantasan polio, HIV, hepatitis dan TBC.

Amesh A. Adalja, seorang sarjana senior di Johns Hopkins Center for Health Security, mengatakan bahwa dalam praktiknya keputusan Trump tidak mungkin mengubah operasional WHO. "Dari sudut pandang simbolis atau moral, ini adalah tindakan yang salah untuk dilakukan di tengah pandemi dan tampaknya mengalihkan tanggung jawab atas apa yang gagal dilakukan di AS dengan menyalahkan WHO," kata Adalja.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait