Kasus Covid-19 Melonjak, Kapasitas RS di Beberapa Daerah Menipis

Satgas meminta daerah segera mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19. Masyarakat juga perlu disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Ameidyo Daud Nasution
10 Juni 2021, 17:14
covid, rumah sakit, virus corona
ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.
Pasien COVID-19 berada di jendela Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Jumlah kasus Covid-19 terus merangkak naik usai libur Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan jumlah pasien ikut berdampak pada menipisnya kapasitas rumah sakit dalam menangani corona. 

Salah satunya adalah RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran yang telah terisi 3.626 pasien atau 60,4 persen dari kapasitas tempat tidur. Angka ini melonjak 505 orang dari Rabu (9/6).

“Pasien rawat inap di Tower 4, 5, 6 dan 7 sebanyak 3.626 orang, sebanyak 1.707 adalah pria dan 1.919 wanita," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Airs Mudian, Kamis (10/6) dikutip dari Antara.

RS Wisma Atlet merupakan contoh kondisi melonjaknya jumlah pasien Covid-19 usai Lebaran. Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria keterisian tempat tidur RS rujukan pasien corona yang ada di Ibu Kota telah melebihi 50 persen.

Advertisement

Bed occupancy ratio (BOR) untuk tempat tidur isolasi RS Covid-19 53 persen, untuk ruang intensive care unit (ICU) sudah 52 persen,” kata Riza, Rabu (9/6).

Riza meminta warga menurunkan angka ini dengan cara patuh menjalankan protokol kesehatan. Masyarakat diimbau tidak keluar rumah kecuali jika ada keperluan mendesak. “Harus dimulai dari diri kita masing-masing,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah lain. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengatakan 170 kasur isolasi orang tanpa gejala (OTG) di Hotel Ibis Cikarang telah penuh.

Oleh sebab itu mereka menambah satu hotel untuk menjadi tempat isolasi terpusat, “Sementara ini isolasi dirujuk ke rumah sakit swasta,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah, Rabu (9/6).

Sedangkan tingkat keterisian tempat tidur 32 RS khusus corona di Kota Tangerang telah bertambah jadi 52,5 persen. Wali Kota Tangerang R. Wismansyah lalu meminta warga patuh protokol kesehatan agar kasus berkurang. “Jika mengalami gejala segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Pemerintah Kota Bandung juga meminta rumah sakit menambah kapasitas tempat tidur untuk isolasi. Ini karena tingkat keterisian ruang isolasi fasilitas kesehatan di kota tersebut mencapai 78 persen.

“Memang ada kenaikan yang bergejala di ICU dari biasanya, perlu atensi lebih tinggi,” kata Sekretaris Daerah kota Bandung Ema Sumarna.

Sedangkan Satgas Penanganan Covid-19 mencatat kenaikan kasus hingga pekan ketiga usai Lebaran mencapai 53,4 persen. Oleh sebab itu mereka meminta daerah mengantisipasi kondisi ini sebelum keadaan menjadi tak terkendali.

“Mohon kepada bupati dan wali kota segera memperbaiki penanganan Covid-19 di daerah masing-masing,” ujar Juru Bicara Satgas Wiki Adisasmito.

Reporter: Antara

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait