Kontrak Blok South Jambi B pun akan berakhir tahun 2020. Awalnya, PetroChina mengajukan penawaran blok tersebut. Pemerintah pun memutuskan pengelolaan kepada perusahaan asal Tiongkok tersebut.

Namun, hingga saat ini, PetroChina tak kunjung melengkapi persyaratan kontrak seperti membayar bonus tanda tangan dan jaminan pelaksanaan. Bahkan mengembalikan blok itu ke pemerintah. "Petrochina tidak berminat," kata Arcandra.

Di kontrak saat ini, Blok South Jambi B dioperatori ConocoPhillips dengan hak kelola 45%. Sedangkan mitranya yakni Petrochina sebanyak 30% dan Pertamina Hulu Energi (PHE) sebesar 25%.

(Baca: PetroChina Batal Kelola Blok South Jambi B)

Adapun Blok Selat Panjang akan dilelang karena operator sebelumnya, yakni Petroselat mengalami kebangkrutan. Kontrak Blok Selat Panjang akan berakhir tahun 2021.

Halaman:
Reporter: Fariha Sulmaihati