AKR Realisasikan Progam BBM Satu Harga di Dua Titik Kalimantan Barat

Arief Kamaludin|KATADATA
Penulis: Arnold Sirait
9/11/2017, 12.07 WIB

Program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga sudah menjangkau 29 titik. Ini seiring dengan peresmian dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB) milik PT AKR Corporindo Tbk di Kalimantan Barat.

Setelah sebelumnya meresmikan SPBKB di Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, hari ini giliran Kabupaten Sanggau yang mejadi titik BBM Satu Harga. “Kamis (9/11) akan diresmikan juga SPBKB AKR Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga,” kata Direktur AKR Nery Polim dikutip dari situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (9/11).

Adapun, SPBKB milik AKR di Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat telah diresmikan Komite BPH Migas Henry Ahmad, Rabu (8/11) lalu. Peresmian ini juga dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI, Khaterine Angela Oendoen.

Total kapasitas tanki BBM di SPBKB AKR Ledo mencapai 40 kiloliter (kl). Rinciannya 20 kl untuk Biosolar dan 20 kl untuk AKRA 92. Pasokan BBM untuk SPBKB Ledo ini berasal dari Terminal BBM AKR Wajok. 

Henry mengatakan peresmian itu merupakan salah satu langkah pemerintah dalam menyediakan akses BBM yang harganya sama dan setara dengan di Jawa. Apalagi SPBKB yang terletak di Kelurahan Lesa Bela ini menjadi salah satu akses BBM bagi masyarakat Kabupaten Bengkayang.

Untuk itu, agar program BBM Satu Harga lancar, perlu ada koordinasi dengan beberapa pihak. "Realisasi BBM Satu Harga ini adalah untuk memenuhi kebutuhan bagi sektor pengguna yang berhak mendapatkannya di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Henry.

Menurut Katherine, dengan peresmian ini masyarakat di sekitar Kecamatan Ledo dapat menikmati keadilan di bidang energi. "Inilah kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat," ujar dia.

(Baca: Jonan Ancam Cabut Izin AKR Jika Tak Salurkan BBM Satu Harga)

Selain dua SPBKB di atas, AKR juga masih akan membangun tujuh SPBKB sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) pada tahun 2017 dan 2018. Tujuh SPBKB tersebut berada di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat (Provinsi Lampung) serta di Kabupaten Bengkayang, Ketapang, Landak, Sintang dan Melawi (Provinsi Kalimantan Barat).