JNE, J&T dan Paxel Sebut UMKM Terdampak jika Akses Jabodetabek Ditutup

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Ilustrasi, seorang perajin menyelesaikan pembuatan wayang di Galeri Wayang Ruhiyat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/12/2019).
3/4/2020, 06.40 WIB

Ketua Umum Asosiasi Logistik sekaligus COO Paxel Zaldy Ilham Masita mengatakan, kebijakan itu akan merugikan industri logistik dan lainnya. "Jangan sampai surat edaran BPTJ membatasi angkutan logistik hanya untuk beberapa kategori. Ini akan membuat panik publik dan akhirnya terjadi panic buying," katanya.

Sebelumnya, BPTJ mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang selama masa pandemi corona. Mereka merekomendasikan penutupan akses jalan nasional dan tol, serta penutupan sementara/sebagian transportasi umum di wilayah Jabodetabek.

(Baca: Daftar Penutupan Jalan ke Jabodetabek jika PSBB Virus Corona Berlaku)

"Surat edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar, " demikian dikutip dari siaran pers Kementerian Perhubungan. 

Mereka usul, pelarangan dan pembatasan tak berlaku bagi kendaraan logistik pengangkut bahan pokok, bahan bakar, dan air bersih, serta kendaraan lain yang didasarkan atas surat keterangan kepolisian negara atau instansi yang berwenang.

(Baca: Jokowi Tenggat Waktu Terawan Dua Hari Membuat Aturan Teknis PSBB)

Halaman:
Reporter: Cindy Mutia Annur