PSBB Jakarta Berlaku Jumat, Bagaimana Dampak ke Performa Emiten?

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Ilustrasi. Pandemi corona diperkirakan berdampak signifikan pada performa para emiten.
Penulis: Ihya Ulum Aldin
Editor: Agustiyanti
9/4/2020, 07.14 WIB

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Persetujuan itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020 tertanggal 7 April 2020.  

(Baca: Cegah Warga Kumpul saat PSBB Jakarta, TNI & Polri akan Sering Patroli)

Pemberlakukan PSBB akan dilakukan selama masa inkubasi terpanjang yakni 14 hari. Kebijakan ini ditembuh karena masyarakat saat ini belum disiplin menjalankan pembatasan fisik, seperti yang diimbau pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran corona. 

Juru bicara penanganan nasional Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan masih banyak orang yang tak menjalankan kebijakan tersebut. Ini yang menyebabkan kasus positif corona di Indonesia mencapai 2.956 orang saat ini.

“Kami masih mendapatkan ketidakefektifan pelaksanaan (pembatasan fisik) ini akibat disiplin yang masih belum kita bangun bersama-sama di tengah masyarakat,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (8/8).

Halaman:
Reporter: Ihya Ulum Aldin