Alam Sutera Berencana Menerbitkan Surat Utang US$ 175 Juta

ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Ilustrasi pameran properti. Alam Sutera berencana menerbitkan surat utang US$ 175 juta.
Penulis: Ihya Ulum Aldin
20/8/2019, 21.06 WIB

(Baca: IHSG Terkoreksi, Saham Bliss Properti Turun Paling Besar)

Dia berharap, imbal hasil (yield) surat utang turun setelah Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed) menurunkan tingkat suku bunga acuannya. Seperti diketahui, bunga acuan AS (Fed Fund Rate) dipangkas 25 basis poin (bps) menjadi kisaran 2%-2,25% pada Juli lalu.

"Kami juga berharap kondisi stabil, meski ada perang dagang antara AS dan Tiongkok. Walaupun itu tidak bisa diprediksi. Dengan begitu, (harapannya) langkah refinancing bukan masalah besar," kata Joseph.

Ia menambahkan, Alam Sutera bisa memilih opsi percepatan pembelian kembali surat utang yang jatuh tempo pada 2021 itu, menjadi April tahun depan. Hal itu dilakukan kalau kondisi pasar sedang bagus. Metode refinancing ini dengan cara melonggarkan waktu jatuh tempo obligasi, menjadi lima tahun lagi.

(Baca: Penerbitan Obligasi Masih Sepi, Perusahaan Tunggu Kebijakan Suku Bunga)

Halaman:
Reporter: Ihya Ulum Aldin