CT Tak Serap Rights Issue Garuda, Ini Besaran Dilusi Sahamnya

Garuda.Indonesia/instagram
Garuda Indonesia
Penulis: Syahrizal Sidik
28/12/2022, 17.58 WIB

“Kami optimistis realisasi PMN ini akan semakin memperkuat langkah Garuda untuk terus mengakselerasikan proses restrukturisasi, yang kami proyeksikan dapat rampung pada akhir tahun ini,” bebernya.

Adapun, bagi pemegang saham yang tidak menggunakan haknya untuk melaksanakan rights issue akan mengalami dilusi saham maksimum 70,95% setelah dilaksanakannya Penawaran Umum Terbatas (PUT) II.

Sampai dengan periode kuartal ketiga tahun ini, Garuda tercatat membukukan keuntungan senilai US$ 3,70 miliar atau setara Rp 58,02 triliun dengan asumsi kurs rata-rata Rp 15.641 per US$. Kinerja itu berkebalikan dari rugi senilai US$ 1,66 miliar atau sekitar Rp 25,96 triliun pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

GIAA tercatat membukukan kenaikan pendapatan usaha senilai US$ 1,50 miliar, meningkat 60,34% dari periode sebelumnya US$ 939,02 juta. Salah satu pos yang memberi pendapatan cukup signifikan adalah pendapatan dari restrukturisasi utang senilai US$ 2,85 miliar.

Halaman:
Reporter: Zahwa Madjid