Emiten maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) bakal menerbitkan 315,61 miliar saham Seri D dalam pelaksanaan rencana Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
Transformasi besar Garuda Indonesia memasuki babak baru setelah Danantara resmi turun tangan sebagai motor penyelamatan. Langkah ini menjadi sorotan pasar dan industri penerbangan.
Danantara tengah melakukan transformasi besar-besaran untuk menyehatkan maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Mampukah kinerja GIAA berbalik dari rugi menjadi untung?
Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Wamildan Tsani kini menjabat sebagai Senior Director Transportation Danantara Asset Management (DAM).
Garuda Indonesia menunda pengadaan tiga pesawat baru untuk memprioritaskan perbaikan dan efisiensi armada yang ada, sebagai bagian strategi pemulihan di bawah kepemimpinan Glenny Kairupan.
Danantara Indonesia tengah melakukan transformasi besar-besaran untuk kembali menyehatkan maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di tengah utang yang mencapai Rp 138,49 triliun.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dijadwalkan untuk memulai pembelian pesawat baru tidak lebih cepat dari tujuh tahun mendatang, di tengah antrean panjang dari Boeing dan Airbus.
Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan P Roeslani berencana menempatkan warga negara asing dalam jajaran direksi perusahaan pelat merah.
Emiten penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menunjum Glenny H Kahuripan sebagai Direktur Utama menggantikan Wamildan Tsani. Seperti apa profilnya?