Hewan-hewan yang Turut Tertular Corona

Di sejumlah negara ditemukan kasus penularan corona terhadap hewan. Tak hanya hewan liar, tapi juga binatang peliharaan.
Image title
13 Agustus 2021, 07:05

Dua harimau di Taman Margasatwa Ragunan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 15 Juli 2021. Kejadian serupa terjadi di sejumlah negara lain.

Berdasarkan data Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (World Organisation for Animal Health/OIE), setidaknya 560 ekor hewan terjangkit Covid-19 hingga 30 Juni 2021. Virus corona paling banyak menyerang cerpelai, sebab ada 352 ekor yang tertular dengan temuan terbanyak berada di Eropa. (Baca: Waspada Dampak Besar Ledakan Covid-19 di Luar Jawa-Bali)

Sejauh ini, virus corona menginfeksi hewan peliharaan maupun buas di beberapa negara. Beberapa di antaranya adalah kucing (102), anjing (86), harimau (8), singa (4), dan gorila (1).

Serupa dengan manusia, hewan pun dapat menunjukkan gejala klinis ketika terjangkit Covid-19. Gejala yang kerap muncul antara lain demam, sulit bernapas atau napas pendek, batuk, keluar cairan dari mata serta hidung, muntah, dan diare. Meski demikian, banyak temuan kasus menunjukkan binatang yang tertular virus corona tak bergejala (asimtomatik).

Riset mengenai transmisi Covid-19 pada hewan tengah dilakukan. Ratusan kasus penularan yang terdeteksi di seluruh penjuru dunia diduga berasal dari manusia ke hewan. Sebaliknya, risiko penularan kecil dari hewan ke manusia. (Baca: Melacak Sebaran dan Penyebab Tingginya Kematian Covid-19 di Indonesia)

Mayoritas Covid-19 pun menjangkit mamalia, sebab tak ada catatan ayam dan bebek (unggas) terinfeksi maupun menularkan virus corona menurut studi yang selama ini berlangsung.

Guna mencegah penularan Covid-19 pada hewan, maka pemilik maupun pengurus binatang perlu menjaga kebersihan. Manusia yang terkonfirmasi penyakit tersebut, dilarang kontak fisik dengan binatang. Hewan-hewan yang berstatus kontak erat maupun terkonfirmasi wajib dipisah.

“Jika Anda terjangkit Covid-19, saya menyarankan untuk menjaga jarak dari peliharaanmu dan jangan biarkan mereka masuk ke kamar tidurmu,” ujar ahli patologi hewan Dorothee Bienzle dari University of Guelph di Ontario, seperti dikutip dari Scientific American.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.