Sistem Satu Data untuk Vaksinasi Covid-19

Saat ini seluruh data penerima vaksin Covid-19 prioritas sedang dalam tahap pencocokan dan pengintegrasian dengan kementerian dan lembaga terkait
Image title
Oleh Melati Kristina Andriarsi - Tim Riset dan Publikasi
13 Desember 2020, 17:30
VAKSIN COVID-19 DARI SINOVAC
ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis Jr/wpa/hp.

Vaksinasi menjadi upaya pemerintah dalam menekan laju penularan Covid-19. Saat ini, infrastruktur sistem satu data tengah dipersiapkan guna mengatur vaksinasi agar tepat sasaran. Adapun pemerintah juga berkolaborasi dengan dua BUMN yaitu PT Bio Farma dan PT Telekomunikasi Indonesia dalam melakukan sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19.

Sistem yang tengah dibangun tersebut akan mendata penerima vaksin melalui penyaringan data individu penerima vaksin prioritas. Setelah itu akan dikembangkan aplikasi pendaftaran vaksin pemerintah dan mandiri dengan memetakan distribusi vaksin dengan lokasi vaksinasi.

“Sejak awal, pemerintah terus melakukan sosialisasi dan juga berdiskusi dengan para pakar seperti, ITAGI, IDI, semua kita libatkan, karena ini merupakan faktor terpenting dalam penanganan Covid-19. Dalam rangka transparansi pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pemerintah juga menyiapkan infrastuktur sistem satu data,” ujar Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN) Erick Thohir dalam acara webinar “Kesiapan Infrastruktur Data Vaksinasi”, beberapa wajtu lalu.

Terkait vaksinasi, Erick menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan dua skema yaitu vaksinasi bantuan untuk tenaga kesehatan, pelayanan publik, TNI, Polri, Satpol PP, Aparat Hukum dan Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran. Sementara skema kedua adalah vaksinasi mandiri yang biayanya ditanggung oleh masyarakat.

“Kontribusi masyarakat yang mengikuti vaksinasi mandiri ini tidak kalah pentingnya, melihat penduduk Indonesia yang sangat besar, sehingga tentu kelompok masyarakat yang mempunyai kemampuan ekonomi lebih sudah seyogyanya membantu pemerintah dengan membayar vaksinasi sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Digital Bisnis Telekomunikasi Indonesia, Fajrin Rasyid menegaskan bahwa saat ini seluruh data penerima vaksin Covid-19 prioritas sedang dalam tahap pencocokan dan pengintegrasian dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Data ini sedang disiapkan sehingga ketika nanti peserta prioritas penerima vaksin adalah by name by address sudah terdaftar di dalam sistem. Sistem ini kemudian digunakan baik untuk program vaksinasi bantuan pemerintah maupun vaksinasi mandiri,” kata Fajrin.

Melalui sistem tersebut, peserta penerima vaksin tidak dapat terdaftar di sistem lain sehingga meminimalisir kemungkinan duplikasi dan dapat diterima masyarakat dengan tepat sasaran.

Jangan Lengah

Meskipun persiapan vaksinasi telah di depan mata, Satuan Tugas Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengajak semua pihak agar jangan kendur untuk terus menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Sebab, kunci utama dalam mencegah penyebaran COVID-19 adalah dengan 3M atau mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak.

“Meski sudah ada vaksin, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan,” kata Doni dalam keterangan pers, Selasa (8/12). Doni menyebutkan kunci utama dalam mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan 3M atau mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak. Selain itu Presiden Joko Widodo menyampaikan upaya 3M dibarengi dengan 3T atau tracing, testing dan treatment untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait