Pertamina-PLN Berseteru

Pertamina ingin menaikkan harga solar PLN ngotot tetap di harga lama
Image title
Oleh
6 Agustus 2014, 10:08
Pertamina - KATADATA | Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Dua perusahaan pelat merah PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tengah berseteru. Pertamina ingin menaikkan harga jual solar kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN), agar tidak menderita kerugian. Sementara PLN yang baru saja menaikkan tarif dasar listrik, ngotot meminta harga lama.

Pertamina mengklaim harga baru yang mereka minta sesuai rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yakni 112-117 persen dari harga Mean of Plats Singapore (MoPS). Sedangkan PLN meminta tetap di harga lama, yakni 105 persen dari MoPS.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan penetapan harga baru ini sudah sesuai dengan kesepakatan antara kedua perusahaan tahun lalu. Menurutnya dengan harga lama yang berlaku sejak 2011, Pertamina terus merugi. Dia mengklaim selama semester I-2014 kerugiannya mencapai US$ 45 JUta. Sementara pada periode tersebut, PLN mencetak untuk 123 triliun.

?Kalau tetap tidak ada niat baik dari PLN, kami tetap akan menjual semua dengan harga keekonomian,? ujar Hanung, seperti dikutip harian Kontan, Rabu (6/8).

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait