Jejak Cosmas Batubara di Birokrasi, Properti hingga Pendidikan

Penulis: Pingit Aria

8/8/2019, 10.07 WIB

Cosmas Batubara pernah menjadi korban hoaks saat dikabarkan meninggal dunia pada 27 Juli 2019 lalu.

Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk Cosmas Batubara (duduk sebelah kanan) bersama Wakl Dirut Noer Indrajaja (duduk sebelah kiri), Direktur APLN Paul Christian Ariyanto, Cesar M Dela Cruz, Miarni Ang, Bambang Setiobudi Madja, dan Indra Widjaja Antono
Dok. Agung Podomoro Land
Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk Cosmas Batubara (duduk sebelah kanan) bersama Wakl Dirut Noer Indrajaja (duduk sebelah kiri), Direktur APLN Paul Christian Ariyanto, Cesar M Dela Cruz, Miarni Ang, Bambang Setiobudi Madja, dan Indra Widjaja Antono. Cosmas meninggal dunia pada Kamis (7/8) pukul 03.27 WIB di RSCM Kencana.

Cosmas Batubara meninggal dunia pada Kamis (8/8) dini hari. Pria kelahiran Purbasaribu, Simalungun, 80 tahun lalu ini meninggalkan jejak panjang di dunia birokrasi, bisnis properti, hingga pendidikan.

Cosmas meninggal di Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana pada pukul 03.27. Jenazah kemudian disemayamkan di kediamannya, Jalan Cidurian no 3, Cikini, Jakarta Pusat. "Hari Sabtu rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," kata Corporate Secretary Agung Podomoro Land Justini Omas.

Sebelumnya, Cosmas sempat dikabarkan meninggal dunia pada 27 Juli 2019 lalu. Namun, hoaks tersebut segera dibantah oleh manajemen Agung Podomoro Land.

Hingga akhir hayatnya, Cosmas masih memegang sejumlah jabatan penting. Ia adalah Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), dan Komisaris PT Intiland Development Tbk (DILD). Selain itu, Cosmas juga Komisaris Utama PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI).

(Baca juga: Agung Podomoro Akan Bangun Properti Terintegrasi Kawasan Transportasi)

Semasa hidupnya, Cosmas beberapa kali menjadi anggota kabinet. Ia pernah menjabat Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat, Menteri Negara Perumahan Rakyat, dan Menteri Tenaga Kerja. Semuanya pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Kemudian, pada 2014 lalu, ia menjadi Rektor Podomoro University, menggantikan Rhenald Kasali.

Cosmas aktif berorganisasi sejak masa mudanya. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Ketua Presidium KAMI Pusat.

Pelopor gerakan mahasiswa 1966 ini juga dikenal aktif sebagai kader Partai Golkar. Ia menulis buku Cosmas Batubara: Sebuah Otobiografi Politik yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas di Jakarta pada Maret 2007.

Cosmas menikah dengan RA Cypriana Hadiwijono, serta dikaruniai 2 putra dan 2 putri. 

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN