KPK Jemput Anggota DPR Terkait OTT Impor Bawang Putih dari Bali

Penulis: Fahmi Ramadhan

Editor: Ekarina

8/8/2019, 16.10 WIB

KPK telah mengirimkan tim ke Bali guna mengejar sekaligus memantau oknum Anggota DPR terkait OTT dugaan suap bawang putih impor.

KPK, OTT, Impor Bawang Putih
Antara
KPK pada Rabu malam tengah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dugaan kasus suap impor bawang putih. KPK tengah mengejar salah satu terduga suap ke Pulau Dewata.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ) menjemput oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait operasi tangkap tangan (OTT) suap impor bawang putih, dari Bali. Anggota DPR diduga berasal dari PDIP dengan inisial ND kini sedang menjalani pemeriksaan di lembaga antirasuah.

"Anggota Komisi VI DPR RI telah berada di KPK dan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, dibawa tim dari Bandara Soekarno Hatta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/8).

KPK masih enggan menjelaskan secara spesifik mengenai identitas maupun keperluan oknum  tersebut di Pulau Dewata. Saat ini tengah diadakan hajatan besar Kongres ke -V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bali. Namun saat ditanya mengenai nama serta fraksi partai  yang terseret dalam kasus tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata menolak memberi jawaban. 

(Baca: KPK Endus Keterlibatan Anggota DPR dalam Suap Impor Bawang Putih)

"Saya enggak tahu, detailnya saya gak tahu. Namun diperkirakan saat ini sedang ke Bali. Ke Bali apakah itu akan kongres atau apakah itu saya gak ngerti. Baru itu saja, hanya sebatas itu," kata Alex di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jakarta, Kamis, (8/8).

Meski demikian dia membenarkan bahwa 11 orang yang ditangkap KPK dari hasil OTT Rabu malam. "Yang jelas ada 11 orang yang sudah diamankan tadi pagi. Satu orang belum, karena katanya saat ini sedang berada di Bali. Kan Komisi VI, fraksinya saya gak tau," ujarnya.

Adapun KPK telah mengirimkan tim ke pulau Bali guna mengejar sekaligus memantau oknum anggota DPR yang diduga terkait OTT suap impor bawang putih.  

Pada Rabu (7/8) malam, KPK melakukan OTT dan berhasil mengamankan 11 orang terkait dugaaan suap impor bawang putih yang terdiri dari orang kepercayaan anggota DPR, swasta, importir, hingga sopir. Komisi antirasuah mengamankan barang bukti transfer Rp 2 miliar.

(Baca: Lawan Kartel, Pemerintah Buka Tanjung Priok Untuk Impor Bawang Putih)

"Diduga uang rencananya diberikan untuk seorang anggota DPR dari komisi bidang perdagangan, perindustrian, dan investasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dilansir dari Antara, Kamis (8/8).

Dari orang kepercayaan anggota DPR, KPK mengamankan sejumlah uang dengan pecahan mata uang asing. "Masih dalam proses penghitungan dan penelusuran," kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Sebelas orang tersebut saat ini sedang diperiksa lebih lanjut oleh KPK. Selambatnya dalam waktu 24 jam, KPK akan menentukan kelanjutan dari kasus ini.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN