BEI Ubah Bobot Penilaian, ini Kinerja Saham Anggota Baru LQ45 & IDX30

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

28/1/2020, 16.28 WIB

BEI mengevaluasi mayor metodologi indeks LQ45 dan IDX30, tujuh saham menjadi anggota baru dua indeks tersebut menggantikan tujuh lainnya yang ditendang.

Pegawai melintas di depan layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,38 persen atau 87,30 poin di level 6.252,35.
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. BEI baru

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja menambah bobot penilaian Indeks LQ45 dan IDX30. Alhasil ada beberapa saham yang dimasukkan dalam dua indeks tersebut, ada pula yang ditendang.

Dalam pengumumannya, Senin (27/1) BEI menjelaskan bahwa daftar saham yang masuk dan keluar ini, untuk perhitungan LQ45 dan IDX30 pada periode perdagangan Febuari sampai Juli 2020.  Sementara, jumlah saham yang digunakan dalam perhitungan indeks-indeks tersebut untuk periode perdagangan Fabruari sampai April 2020.

Berdasarkan pengumuman Bursa tersebut, ada tiga saham yang dikeluarkan dari indeks LQ45 pada periode tersebut yaitu PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).

Akibatnya, harga saham TPIA sempat anjlok hingga 9,77% pada penutupan Senin (27/1), yang berlanjut turun 0,28% pada penutupan hari ini, Selasa (28/1). Sedangkan harga saham MEDC dan INDY telah dalam tren menurun sejak awal tahun ini. Namun hari ini harga saham MEDC berbalik naik 4,44% dan INDY naik 1,98%.

(Baca: Pacu Perdagangan Saham Pilihan, BEI Kaji Penghapusan Biaya Transaksi)

Sementara itu saham anggota baru LQ45 yaitu PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Saham ACES kemarin ditutup terkoreksi 0,31% menjadi Rp 1.625 per saham, dan hari ini rebound 0,31% menjadi Rp 1.630. Lalu, saham TBIG naik 0,42% menjadi  Rp 1.190 per saham setelah kemarin turun 0,84%. Hanya saham TOWR yang harganya melesat 1,82% menjadi Rp 840 per saham dan hari ini lanjut naik 1,19% menjadi Rp 850.

Sementara itu empat saham yang dikeluarkan dari indeks IDX30 yaitu PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Saham-saham ini pun ditutup kompak terkoreksi hari ini.

Saham ITMG hari ini turun 1,54% menjadi Rp 11.175 per saham melanjukan laju koreksinya kemarin sebesar 2,99%. Saham JSMR lanjutkan terkoreksi  0,82% menjadi Rp 4.820 per saham setelah kemarin harganya anjlok 4,24%.

(Baca: BEI Catat ada 41 Saham yang Terindikasi 'Gorengan' Sepanjang 2019)

LPPF hari ini mematahkan tren turunnya selama sepekan terakhir sebesar 15,19% dengan naik 1,41% menjadi Rp 3.600 per saham. Adapun saham ini kemarin anjlok hingga 4,31% menjadi Rp 3.550 per saham pasca pengumuman saham IDX30 baru. Termasuk SRIL yang kemarin turun 4% menjadi Rp 240 per saham.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam daftar indeks IDX30 yaitu PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).

Saham INCO hari ini rebound 1,41% setelah kemarin turun hingga 1,51% meski diumumkan masuk IDX30. Saham MNCN hari ini turun 2,43% melanjutkan laju koreksinya kemarin sebesar 2,66%. Sedangkan saham JPFA berlanjut turun 1,62% setelah kemarin ditutup terkoreksi 2,84%.

(Baca: BEI Akan Beri Sanksi Anggota Bursa yang Terlibat Kasus Jiwasraya)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan