Kejagung Periksa Menpora Dito Soal Kasus Korupsi BTS Kominfo Hari Ini

Ade Rosman
3 Juli 2023, 06:11
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo (tengah) mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/5/2023). Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga tahun 202
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo (tengah) mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/5/2023). Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga tahun 2024 serta rencana pergeseran alokasi anggaran Piala Dunia U-20.

Merujuk pada dakwaan yang dibuat Jaksa, rincian dari hasil audit yang dilakukan BPKP terbagi dalam dua kategori. Pertama, berkaitan dengan kajian pendukung lastmile BAKTI 2021. Kedua, berkaitan dengan penyediaan infrastruktur BTS dan infrastruktur pendukungnya.

Untuk kegiatan kegiatan kajian pendukung lastmile BAKTI 2021 kerugian tercatat Rp 1,77 miliar. Hal itu terjadi karena tidak ada pembayaran kajian pendukung yang sesuai dengan ketentuan.

Kemudian untuk rincian kegiatan penyediaan infrastruktur BTS dan infrastruktur pendukungnya Kemenkominfo mencatat jumlah kerugian keuangan negara untuk 958 site yang sudah terbangun per 31 Maret 2022 (1-2) senilai Rp 679 miliar. Selanjutnya jumlah pembayaran net atas 3242 site yang belum terbangun per 31 Maret 2022 senilai Rp 7,35 triliun. 

Dengan kerugian pada dua kategori pekerjaan itu BPKP mencatat total kerugian menjadi Rp 8,032 triliun. Adapun pada perkara yang merugikan negara hingga Rp 8 triliun lebih itu Kejagung telah menetapkan delapan orang tersangka termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate.

Selain Johnny, tersangka lainnya yakni, Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latif, Direktur Utama PT Basis Utama Prima Muhammad Yusrizki, Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia Yohan Suryanto. Kemudian, Komisaris PT Solitechmedia Synergy Irwan Hermawan, serta orang kepercayaan Irwan yakni Windi Purnama, dan Mukti Ali dari PT Huawei Technology Investment.

Halaman:
Reporter: Ade Rosman
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...