Harga Emas Dunia Cetak Rekor, Logam Mulia Antam Jadi Rp 943 Ribu/Gram

Harga emas dunia capai level tertinggi sejak 2012 kemarin. Harga logam mulia Antam malah turun Rp 5.000 jadi Rp 943 ribu per gram.
Desy Setyowati
15 April 2020, 08:40
Harga Emas Dunia Cetak Rekor, Logam Mulia Antam Jadi Rp 943 Ribu/Gram
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi emas Antam

Harga emas  PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini turun Rp 5.000 menjadi Rp 943 ribu per gram. Sedangkan harga logam mulia dunia bergerak bervariasi pada pagi, hari ini (15/4), setelah mencetak rekor dalam tujuh tahun terakhir pada perdagangan kemarin.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot naik 0,08% menjadi US$ 1.728 per ons per Pukul 7.48 WIB. Sedangkan harga emas berjangka di bursa comex turun 0,85% menjadi US$ 1.753 per ons.

Padahal, harga emas di pasar spot melonjak hampir 2% ke level US$ 1.746,5 atau tertinggi sejak akhir 2012, pada perdagangan kemarin. Sedangkan harga emas berjangka naik 0,4% menjadi US$ 1.768,90 atau rekor baru sejak Februari 2013 di posisi US$ 1.788,8.

(Baca: Harga Emas Dunia Naik, Logam Mulia Antam Turun Jadi Rp 948 Ribu/Gram)

Senior market strategist di RJO Futures Bob Haberkorn menilai, peningkatan harga emas tersebut karena pasar khawatir akan kemungkinan resesi ekonomi global. “Ada banyak pembelian instrument investasi yang aman (safe-haven). Ini masalah resesi atau depresi sekarang. Prospek ekonomi terlihat sangat mengerikan,” katanya dikutip dari Reuters, Rabu (15/4).

Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan, ekonomi dunia tumbuh minus 3% pandemi corona, atau yang terburuk sejak ‘The Great Depression’ pada 1929. Jika mengggunakan skenario dasar pandemi corona, ekonomi global dapat tumbuh 5,8% pada tahun depan. Angka ini dua kali lipat lebih dibanding proyeksi sebelumnya 2,4%.

Skenario dasar menggunakan asumsi penyebaran virus corona akan mereda pada semester kedua tahun ini, dan tindakan karantina (lockdown) perlahan dihentikan. "Ada ketidakpastian ekstrim di seluruh dunia terhadap perkiraan pertumbuhan ekonomi," tulis IMF dalam laporan tersebut.

(Baca: Harga Emas Dunia Turun, Logam Mulia Antam Naik Jadi Rp 952 Ribu/Gram)

Kepala Riset Komoditas di Geojit Financial Services Hareesh V mengatakan, investor semakin berminat terhadap investasi yang aman karena khawatir akan penyebaran wabah virus corona. “Hal ini mendukung harga logam mulia,” kata dia dikutip dari The Economic Times.

Di dalam negeri, berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam turun Rp 5.000 menjadi Rp 943 ribu per gram. Sedangkan harga penjualan kembali (buyback) turun Rp 4.000 menjadi Rp 840 ribu per gram.

(Baca: Terburuk sejak "Depresi Besar", IMF Ramal Ekonomi Tahun Ini Minus 3%)

Harga emas batangan Antam di Butik Logam Mulia berdasarkan data logammulia.com pada Rabu (15/4) sebagai berikut:

Emas batangan 0,5 gram Rp 496.000

Emas batangan 1 gram Rp 943.000

Emas batangan 2 gram Rp 1.835.000

Emas batangan 3 gram Rp 2.731.000

Emas batangan 5 gram Rp 4.535.000

Emas batangan 10 gram Rp 9.005.000

Emas batangan 25 gram Rp 22.405.000

Emas batangan 50 gram Rp 44.735.000

Emas batangan 100 gram Rp 89.400.000

Emas batangan 250 gram Rp 223.250.000

Emas batangan 500 gram Rp 446.300.000

Emas batangan 1.000 gram Rp 892.600.000

(Baca: Investor Incar Aset Aman, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 918 Ribu/Gram)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait