Asosiasi Driver Ojol Minta Aplikator Sediakan Masker, Begini Kata Grab

Grab menyiapkan langkah-langkah untuk meminimalkan penyebaran virus corona. Asosiasi pengemudi ojek online minta pos kesehatan gratis.
Cindy Mutia Annur
2 Maret 2020, 16:35
Asosiasi pengemudi ojek online Minta Aplikator Sediakan Masker, Begini Kata Grab
Katadata
Ilustrasi, pengemudi ojek online menunggu penumpang di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

 

Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) berharap aplikator seperti Gojek dan Grab menyediakan masker kesehatan bagi mitra pengemudi ojek online terkait penyebaran virus corona. Grab memenuhi permintaan tersebut, sementara Gojek belum memberikan tanggapan.

Juru Bicara Grab Indonesia mengatakan, perusahaan memberikan lebih dari 5.000 masker kesehatan kepada mitra pengemudi melalui Grab Bike Lounge Daan Mogot, Kebayoran Lama dan TB Simatupang. “Masing-masing mendapatkan 1.700 masker,” katanya kepada Katadata.co.id, Senin (2/3).

Apabila ada mitra pengemudi ojek online yang perlu dikarantina ataupun dirawat, Grab mengaku siap mendukung. (Baca: Jokowi Nyatakan 2 WNI di Indonesia Positif Virus Corona)

Advertisement

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, perusahaan bakal memberikan edukasi kepada mitra pengemudi, mitra penjual GrabFood, dan konsumen terkait covid-19. Edukasi dilakukan melalui aplikasi, e-mail, media sosial maupun konvensional.

Katadata.co.id juga sudah menghubungi Gojek terkait upaya mengantisipasi penyebaran virus corona pada mitra pengemudi taksi dan ojek online. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan.

Sedangkan Garda meminta seluruh pengemudi ojek online waspada dan mengantisipasi penyebaran virus corona. Selain itu, ia berharap para pengemudi tidak panik.

(Baca: Virus Corona Masuk Indonesia, Siapa yang Wajib Pakai Masker?)

Asosiasi itu juga mengimbau aplikator seperti Gojek dan Grab turut mengantisipasi penyebaran virus corona pada para pengemudi. “Salah satu bentuk tanggung jawab tersebut dengan menyediakan masker khusus kesehatan gratis bagi para mitra pengemudi dan penumpang,” demikian dikutip dari siaran resmi Garda.

Para pengemudi diharapkan menjaga kebersihan diri, kendaraan yang digunakan, atribut dan pakaian. Ketua Presidium Garda Igun Wicaksono juga mengimbau pengemudi ojek online mengonsumsi vitamin tambahan dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, perlu ada informasi terkini terkait perkembangan penyebaran virus corona melalui notifikasi di aplikasi. “Kami harapkan pemerintah memperhatikan para pengemudi ojek online, sediakan pos-pos cek kesehatan gratis mulai dari tingkat wilayah maupun hingga pusat,” demikian dikutip.

(Baca: Tokopedia dan Bukalapak Respons Maraknya Penjual Obat Antivirus Corona)

Reporter: Cindy Mutia Annur, Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait