Gojek dan Grab Kaji Dampak Tarif Ojek Online yang Baru Ditetapkan

Cindy Mutia Annur
25 Maret 2019, 18:10
Gojek
ARIEF KAMALUDIN | KATADATA
Pengemudi ojek Go-Jek mengantarkan paket ke salah satu kawasan perkantoran di Jakarta, Jumat (26/06/2015). Jasa layanan antar Go-Jek tengah digandrungi warga Jakarta. Warga Ibu Kota memilih menggunakan kendaraan ini untuk membantu aktivitas sehari-hari.

(Baca: Tarif Bakal Dibatasi, Gojek Siapkan ‘Bonus’ untuk Mitra Pengemudi)

Sementara Ketua Presidium Garda Igun Wicaksono menyampaikan, saat ini besaran tarif ojek online sekitar Rp 1.200 sampai Rp 1.600 per kilometer. Untuk itu, ia merasa puas karena Kemenhub menetapkan tarif ojek online sebesar Rp 1.850 hingga Rp 2.600 per kilometer. Walaupun batas bawah tarif ojek online tidak sesuai dengan harapannya, Rp 2.400 per kilometer.

Konsumen Beralih

Survei Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) terhadap 2.001 pengguna ojek online di 10 provinsi menunjukkan, 45,83% responden menyatakan tarif saat ini sudah sesuai. Bahkan 28% responden lainnya mengaku bahwa tarif ojek online saat ini sudah mahal, bahkan sangat mahal.

Jika memang ada kenaikan, sebanyak 48,13% responden hanya mau mengeluarkan biaya tambahan kurang dari Rp 5 ribu per hari. Sebanyak 23% responden lainnya tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan sama sekali. “Kenaikan tarif ojek online berpotensi menurunkan permintaan konsumen hingga 71,12%,” kata Ketua Tim Peneliti RISED Rumayya Batubara, pada Februari 2019 lalu.

(Baca: Tarif Ojek Online Naik, Konsumen Kembali Gunakan Kendaraan Pribadi)

Dari hasil survei yang dilakukan RISED diketahui bahwa jarak tempuh rata-rata konsumen adalah 8,8 km per hari. Dengan jarak tempuh sejauh itu, apabila terjadi kenaikan tarif dari Rp 2.200 per kilometer menjadi Rp 3.100 per kilometer, maka pengeluaran konsumen akan bertambah sebesar Rp 7.920 per hari.

Halaman:
Reporter: Cindy Mutia Annur

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...