Jangkau Samarinda, Bayar SIM via Go-Pay Tersedia di Sembilan Kota

Go-Pay tidak hanya untuk membayar biaya pembuatan SIM dan SKCK baru tetapi juga perpanjangan masa berlaku.
Desy Setyowati
15 Januari 2019, 18:30
Go-Pay
Go-Jek
Ilustrasi pembayaran melalui QR Code Go-Pay.

Go-Pay bisa dipakai membayar Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Samarinda, Kalimantan Timur. Artinya, layanan pembayaran SIM dan SKCK melalui dompet digital ini tersedia di sembilan kota.

Fasilitas tersebut tak terbatas untuk pembayaran pembuatan SIM dan SKCK baru tetapi juga perpanjangan masa berlaku. “Inovasi ini di Samarinda sejalan dengan misi utama Go-Pay, yaitu mempermudah layanan keuangan,” kata Head of Ecosystem Expansion Go-Pay Edwin Ariono dalam siaran pers yang diterima Katadata.co.id, Selasa (15/1).

Pengguna Go-Pay cukup membuka aplikasi Gojek, lalu pilih “Bayar” untuk memindai kode quick response (QR) yang tersedia di loket pembayaran SIM dan SKCK. Setelah itu, masukkan nominal kemudian konfirmasikan pembayaran. Go-Pay menyediakan uang kembali (cashback) 20 persen pada 15 - 31 Maret 2019.

Edwin berharap kolaborasi dengan instansi pemerintah semacam ini dapat memperbaiki kualitas layanan publik di Samarinda, sekaligus memudahkan kehidupan masyarakat. (Baca juga: Gojek Bawa Go-Ride, Go-Food dan Go-Pay ke Jayapura

Advertisement

Kapolres Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menyatakan, kerja sama dengan Gojek selayaknya bisa meningkatkan efisiensi pelayanan publik. "(Tingkatkan) rasa percaya masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan publik,” ujarnya.

Go-Pay turut menggandeng pelaku usaha, seperti pebisnis kuliner Alaya Food Festival dan Rumah Ulin Arya yang bergerak di bidang pariwisata. (Baca juga: Gaet Milenial, Pariwisata Perlu Gencarkan Promosi Via Internet

Selain itu, Gojek juga memberi pelatihan terkait cara berkendara aman dan tertib kepada mitra pengemudi di Samarinda. Materi yang disampaikan mencakup penanganan kecelakaan, penggunaan teknologi informasi secara bertanggung jawab, serta pemberdayaan mitra sebagai agen pelapor tindak kriminal di masyarakat.

Kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), disampaikan pula materi seputar strategi pengembangan bisnis dan perluasan akses pasar, pembinaan manajemen dan pengelolaan keuangan, serta efisiensi usaha.

"Kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga Polri sekaligus mendukung target pemerintah dalam mewujudkan UMKM Go Online,” ujar Vice Presiden Regional Indonesia Bagian Timur Gojek Anandita Danaatmadja. (Baca juga: Go-Pay Rangkul 240 Ribu Mitra, Sepertiganya UMKM

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait