Covid-19 RI Bertambah 3.778, Kasus Jateng & Banten Naik 2 Kali Lipat

Angka positif Covid-19 secara nasional lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya. Namun, kasus di Jateng dan Banten justru meningkat.
Image title
6 November 2020, 18:02
covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Fauzan/aww.
Petugas kesehatan memeriksa sampel tes usap PCR di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang, Banten, Kamis (5/11/2020). Kasus Covid-19 di Banten naik dua kali lipat dalam satu hari.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat tambahan kasus Covid-19 pada Jumat (6/11) sebesar 3.778 orang. Jumlah tersebut lebih rendah daripada hari sebelumnya yang mencapai 4.065.

Namun, sejumlah provinsi justru mencatatkan kenaikkan kasus yang cukup tajam. Seperti angka di Jawa Tengah yang mencapai 613 dari sehari sebelumnya 360.

Hal serupa terjadi di Banten yang kasusnya melonjak dari 50 menjadi 104. Padahal dalam seminggu terakhir, angka penambahan Covid-19 di Banten selalu di bawah 100.

Pemerintah Provinsi Banten memang berupaya menekan penularan virus corona. Salah satu caranya dengan menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

Untuk mencapai hal tersebut, Pemprov Banten berencana mengeluarkan peraturan daerah. Beleid tersebut diluncurkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan dengan cara persuasif.

"Perda tidak akan mencantumkan sanksi karena untuk mengedukasi masyarakat," ujar Gubernur Banten Wahidin Halim dalam siaran pers pada Kamis (5/11).

Secara kumulatif, kasus Covid-19 di Indonesia per 6 November 2020 mencapai 429.574. Dari jumlah tersebut, sebanyak 54.427 merupakan kasus aktif.

Adapun sebanyak 84% atau 360,705 merupakan angka kesembuhan. Adapun kasus sembuh hari ini  bertambah 3.563.

Sebanyak 1.024 angka kesembuhan berasal dari DKI Jakarta. Kemudian disusul oleh Jawa Barat sebanyak 451 orang.

Di sisi lain, sebanyak 3,4% dari kasus terkonfirmasi atau 14.442 merupakan kasus meninggal. Angka tersebut bertambah 94 dari hari sebelumnya.

Kasus kematian tertinggi berasal dari DKI Jakarta sebesar 18 orang. Disusul oleh Jawa Timur (17) dan Jawa Tengah (12).

Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengimbau pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesembuhan dan menurunkan kasus kematian. Di sisi lain, masyarakat diminta untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala.

"Hal itu agar penanganan Covid-19 dapat dilakukan sejak dini dan mampu meningkatkan kesembuhan," ujar Wiku dalam konferensi pers pada Kamis (5/11).

Selain itu, pemerintah terus mendorong masyarakat menerapkan gerakan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait