Survei: 26,5% Publik Masih Percaya Indonesia Kebal Covid-19

Masih adanya publik yang percaya Indonesia kebal Covid-19 menunjukkan sosialisasi pemerintah terkait pandemi ini masih kurang.
Merdeka.com
Oleh Merdeka.com
17 Oktober 2020, 11:42
covid 19, indonesia kebal covid, virus corona, kedaikopi
ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.
Polisi memberikan masker kepada warga untuk dikenakan di salah satu ruas jalan di Palu, Sulawesi tengah, Rabu (30/9/2020).

Lembaga Survei KedaiKopi (Kelompok Diskusi Kajian) merilis survei terbaru persepsi publik masyarakat Indonesia kebal Covid-19. Hasilnya terdapat 26,5% publik masih percaya hal tersebut.

"Terkait persepsi masyarakat bahwa orang Indonesia kebal virus hasilnya masih ada 26,5% masih percaya hal tersebut," kata Manager Riset Lembaga Survei KedaiKOPI, Justito Adi Prasetio, Sabtu (17/10).

Sementara itu, yang tidak setuju terkait masyarakat Indonesia yang kebal Covid-19 terdapat 73,5%. Justito mengatakan, sebelumnya pihaknya juga sempat melakukan survei di bulan Maret, Juli, September, Oktober hasilnya mengalami penurunan terkait persepsi kepercaya kebal Covid-19.

Dia merinci, di bulan Maret 42,1%, Juli 31,1%, September mencapai 31,8%. Kemudian di Oktober ini 26,5%. Walaupun hasilnya terbilang baik, namun Justito menilai upaya pemerintah untuk mensosialisasikan terkait Covid-19 masih kurang.

"Bagus bahwa orang yang percaya tidak kebal angkanya turun tapi sudah ada 7 bulan pemerintah memberikan waktu benar adanya dan impilakasinya besar, tapi masih ada masyarakat yang kebal terhadap covid-19," ungkap Justito.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait