Minim Sentimen Dorong Investor Asing Ambil Untung, IHSG Turun 0,37%

Investor asing melepas portofolio sahamnya di dalam negeri paling banyak di saham Telkom, BRI, dan BCA.
Image title
17 Juli 2020, 17:04
investor asing ambil untung, ihsg turun, ihsg hari ini
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
IHSG menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7), terkoreksi 0,37% ke 5.079,58 seiring aksi ambil untung investor asing.

Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada penutupan akhir pekan ini, Jumat (17/10), turun 18,79 poin atau 0,37% ke level 5.079,58. Koreksi didorong aksi ambil untung alias profit taking investor, terutama investor asing, yang melepas portofolio sahamnya di pasar saham domestik.

Direktur Anugrah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, aksi ambil untung alias profit taking oleh investor pasar modal masih menyelimuti sesi perdagangan hari ini. Hal ini lantaran dalam tiga bulan terakhir indeks terus naik. "Profit taking karena sebelumnya saham-saham ini mulai naik," katanya kepada Katadata.co.id, sore ini. 

Sementara, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan bahwa penurunan indeks ini lantaran minimnya data makro ekonomi domestik yang seharusnya bisa memberikan dorongan kepada pasar. "Sehingga menyebabkan terjadinya aksi profit taking," ujarnya.

Aji menambahkan, melemahnya IHSG dipengaruhi sentimen perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang kembali menguat, ditambah pasar mulai khawatir adanya second wave penyebaran virus corona. "Kekhawatiran pelaku akan adanya gelombang kedua Covid-19 mulai kembali dirasakan," katanya.

Advertisement

(Baca: Ekonomi Belum Normal, Analis Nilai IHSG Sulit Capai Level 6.000)

Meski demikian, sepanjang pekan ini iHSG masih menguat sebesar 0,96%. Adapun investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 519,68 miliar di pasar reguler. Meskipun di pasar negosiasi dan tunai asing membukukan pembelian bersih (net buy) Rp 118,46 miliar.

Adapun saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing adalah Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dengan nilai net sell Rp 235,2 miliar. Saham perusahaan telekomunikasi pelat merah ini pun turun 1,29% ke level Rp 3.060 per saham.

Saham lainnya yang banyak dilepas oleh investor asing adalah Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 204,8 miliar. Saham bank milik pemerintah ini ditutup turun 1,27% di level Rp 3.100 per saham. Serta saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 64,52 miliar, sehingga sahamnya turun 0,97% ke level Rp 30.600. 

Total volume saham yang diperdagangkan hari ini, tercatat sebanyak 8,11 miliar unit saham dengan total nilai transaksi Rp 7,1 triliun. Mayoritas saham ditutup menurun, yaitu sebanyak 235 saham. Sementara, ada 190 saham ditutup di zona hijau, dan 162 saham stagnan.

(Baca: Danareksa Sekuritas : IPO Tahun Ini Masih Prospektif)

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait