Pemerintah Masih Cari Empat Korban Penyerangan di Nduga

Wiranto berharap empat orang korban tersebut dapat ditemukan dalam keadaan hidup.
Dimas Jarot Bayu
11 Desember 2018, 12:48
Wiranto
ANTARA FOTO/Suwandy
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Pemerintah melanjutkan operasi penyelamatan korban peristiwa penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Hingga saat ini masih ada empat korban yang belum ditemukan.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengatakan, upaya pencarian dilakukan Tim Gabungan TNI-Polri, baik di lokasi kejadian maupun wilayah sekitarnya. Hal itu dilakukan karena keempat korban diduga terpencar ketika melarikan diri.

"Banyak juga dari para pekerja yang menyelamatkan diri secara terburai, tidak dalam kelompok," kata Wiranto di kantornya, Jakarta, Selasa (11/12).

Korban yang belum ditemukan diduga selamat karena hanya mengalami luka tebas. Atas dasar itu, mereka sempat lari dari kejaran kelompok bersenjata di Nduga.

Advertisement

Wiranto berharap empat orang korban tersebut dapat ditemukan dalam keadaan hidup. "Mereka ini pahlawan-pahlawan pembangunan sebenarnya," kata Wiranto.

Tim Gabungan TNI-Polri masih mengejar KKB yang diduga merupakan bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Menurut Wiranto, operasi pengejaran OPM tak mudah karena terkendala oleh kondisi medan yang berat.

Atas dasar itu, bantuan dari Brimob Polri dan Kopassus telah dikerahkan untuk membantu pengejaran OPM. "Memang ada satuan bantuan non-organik," kata Wiranto.

(Baca: Wiranto Janji Tekan Kerawanan Pemilu 2019 di Papua)

Wiranto menyebut TNI-Polri sementara telah mengidentifikasi korban tewas sebanyak 17 pekerja PT Istaka Karya. Mereka sebelumnya diketahui tengah membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua. Jembatan tersebut merupakan bagian dari proyek Trans Papua.

Empat orang pekerja lainnya ditemukan selamat dari lokasi kejadian. Ada pula 27 orang lainnya yang selamat dan sudah dievakuasi."Tidak hanya pekerja jembatan, tetapi ada pekerja Puskesmas, pekerja Telkom, dan karyawan SMP. Itu dapat diselamatkan karena mereka juga melarikan diri," kata dia.

(Baca: Penembakan Nduga, Jokowi: Tangkap Pelaku, dan Lanjutkan Trans Papua)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait