12 Manfaat Minyak Zaitun Ini Mampu Jaga Kesehatan Hati dan Jantung

Minyak zaitun berasal dari perasan buah zaitun (Olea europa L). Minyak ini mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Berikut 12 manfaat minyak zaitun untuk kesehatan.
Image title
3 Januari 2022, 15:37
manfaat minyak zaitun
pixabay.com
Ilustrasi minyak zaitun

Sudah tidak diragukan lagi, manfaat minyak zaitun sangatlah beragam. Minyak yang dihasilkan dari ekstrak buah zaitun ini bisa digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh, rambut, kulit, hingga perawatan kecantikan.

Berdasarkan jurnal karya Wendy J. Dahl dari Universitas Florida, jenis minyak zaitun terbagi menjadi tiga. Di antaranya, minyak zaitun murni (virgin olive oil), minyak zaitun olahan (refined olive oil), dan minyak zaitun pomace (pomace olive oil). Masing-masing minyak zaitun itu memiliki metode pengolahan, karakteristik rasa, dan komposisi yang berbeda.

Setiap tetes minyak zaitun mengandung omega-3 dan omega-6, 15 mg vitamin E yang mencukupi 72% kebutuhan harian tubuh, serta 61 mg vitamin K yang mampu mencukupi 75% kebutuhan harian tubuh.

Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Mengutip Medical News Today, WebMD, dan sumber terkait lainnya, berikut manfaat minyak zaitun untuk kesehatan:

Advertisement

1. Sistem Kardiovaskular

Minyak zaitun adalah sumber utama lemak dalam diet Mediterania. Orang yang mengonsumsi diet ini cenderung memiliki harapan hidup yang lebih tinggi, termasuk kemungkinan kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, dibandingkan dengan orang yang mengikuti diet lain.

Sebuah studi berjudul Primary Prevention of Cardiovascular Disease with a Mediterranean Diet Supplemented with Extra-Virgin Olive Oil or Nuts (2018), pernah membandingkan jumlah kejadian kardiovaskular di antara orang-orang yang mengonsumsi makanan Mediterania.

Orang yang mengonsumsi menu diet Mediterania, baik dengan minyak zaitun atau kacang-kacangan, memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, daripada mereka yang diet rendah lemak.

2. Risiko Depresi

Dalam jurnal berjudul Role of Monoaminergic System in the Etiology of Olive Oil Induced Antidepressant and Anxiolytic Effects in Rats (2013), menyebutkan bahan-bahan yang tarkadung dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi sistem saraf dan berguna untuk mengobati depresi, serta kecemasan.

Penelitian ini telah ditunjang oleh riset sebelumnya yang menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lemak trans, atau lemak tidak sehat yang terdapat pada makanan cepat saji atau makanan yang dipanggang, lebih berisiko mengalami depresi daripada mereka yang mengonsumsi lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun.

3. Menyehatkan Jantung

Sebuah penelitian menunjukan bahwa minyak zaitun yang terkandung dalam makanan dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Senyawa aktif dalam extra virgin olive oil (EVOO) dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga arteri dari pengerasan.

4. Menurunkan Risiko Kanker

Zat yang terkandung dalam minyak zaitun membantu mengurangi risiko seseorang terserang kanker payudara.

Sementara itu, merujuk pada riset berjudul "Olive Oil Effects on Colorectal Cancer (2019)" minyak zaitun mengandung zat yang dapat mencegah kanker kolorektal. Tes laboratorium telah menemukan bukti bahwa antioksidan dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan, kerusakan oksidatif, dan perubahan epigenetik.

5. Menurunkan Risiko Stroke

mengganti lemak yang kurang sehat dengan minyak zaitun dalam resep makanan harian berpotensi menurunkan kemungkinan seseorang terkena stroke hingga lebih dari 40%.

6. Alzheimer

Beberapa peneliti dalam jurnal "Extra-virgin olive oil for potential prevention of Alzheimer disease (2016)", menyarakan untuk melengkapi makanan dengan minyak zaitun guna mencegah penyakit alzheimer. Hal tersebut disebabkan karena dampak perlindungan yang diberikan minyak zitun pada pembuluh darah di otak.

Sementara itu, sebuh studi pada 2019 menemukan bahwa mengonsumsi minyak zaitun extra virgin yang kaya oleocanthal (senyawa fenolik) dapat membantu memperlambat atau menghentikan perkembangan penyakit alzheimer.

7. Melawan Peradangan

Peradangan di tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis. Antioksidan tertentu dalam EVOO dapat mengurangi peradangan di tubuh seseorang dengan cara yang sama efektifnya dengan obat antiinflamasi ibuprofen.

8. Memperbaiki Kerusakan Hati

Sebuah tinjauan studi laboratorium tahun 2018 menemukan bahwa molekul dalam minyak zaitun extra virgin dapat membantu mencegah atau memperbaiki kerusakan hati.

Asam oleat dan senyawa fenoliknya tampaknya membantu mencegah peradangan, stres oksidatif, resistensi insulin, dan perubahan lain yang dapat menyebabkan kerusakan hati.

9. Melawan Hipertensi

Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang cukup sering menyerang kalangan muda. Sebagai solusi atas hal tersebut konsumsi minyak zaitu dapat dilakukan secara rutin.

Sebuah riset menyebutkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minyak zaitun murni sekitar 50–60 ml atau setara kurang lebih empat sendok makan per hari menunjukan tekanan darah yang lebih terkontrol. Hal ini diduga berkat kandungan antioksidan dan asam lemak sehat pada minyak zaitun yang dapat membuat pembuluh darah lebih rileks dan mengurangi peradangan di pembuluh darah.

10. Menjaga Kesehatan Prostat

Manfaat minyak zaitun juga berguna untuk menjaga kesehata prostat. Menurut studi dalam “Alternative Therapies in Health and Medicine”, kandungan likopen dalam minyak zaitun terbukti dapat melindungi tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas, yaitu salah satu faktor yang mungkin berkontribusi dalam penurunan kesehatan prostat.

11. Mengurangi Risiko Disfungsi Ereksi

Manfaat minyak zaitun untuk pria dapat mengurangi risiko disfungsi ereksi. Fakat tersebut dibuktikan dalam studi yang diterbitkan oleh University of Athens dengan 600 partisipan pria. Hasil studi menemukan, minyak zaitun dapat mengurangi risiko disfungsi ereksi hingga 40%.

Konsumsi minyak zaitun membuat pembuluh darah yang lebih sehat pada pria sehingga mendukung sirkulasi yang lebih baik, termasuk saat berhubungan intim. Ini juga mengurangi risiko sindrom metabolik, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas.

12. Melancarkan Buang Air Besar

Menurut British Journal of Nutrition, lemak dalam minyak zaitun dapat membantu menghaluskan bagian dalam usus, sehingga memudahkan untuk buang air besar. Ini juga dapat membantu untuk membuat kotoran lebih banyak mengandung air sehingga lancar ketika dikeluarkan.

Satu sendok makan minyak zaitun diminum saat perut kosong di pagi hari dapat meredakan sembelit terutama bagi orang yang menjalani dialisis.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait