Mendag Pastikan Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali

Stok bahan kebutuhan pokok selama penerapan PPKM Level- 4 dijamin cukup dengan harga terkendali.
Image title
26 Juli 2021, 17:22
Pedagang tertidur saat menunggu pembeli di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/6/2021). Menteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi menjamin pasokan dan harga kebutuhan pokok terkendali selama PPKM Level-4.
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
Pedagang tertidur saat menunggu pembeli di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/6/2021). Menteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi menjamin pasokan dan harga kebutuhan pokok terkendali selama PPKM Level-4.

Menteri Perdagangan (Mendag)  Muhammad Lutfi menegaskan pasokan kebutuhan pokok tercukupi dengan harga yang relatif terkendali mesipun banyak terjadi penyekatan wilayah akibat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level-4.

“Jadi saya pastikan harga barang semua baik dan stok mencukupi. Seperti gula pasir itu stok cukup hampir tiga bulan, beras cukup 17,4 bulan, minyak goreng hampir dua bulan, tepung terigu juga semuanya dalam kondisi yang baik dan cukup,” kata Lutfi dalam konferensi pers virtual, Senin (26/7).

Lutfi memaparkan, hingga 23 Juli 2021, harga beras medium stabil berada di angka Rp 10.300 per kg. Bahkan, dibanding bulan lalu turun 1,9% . Sedangkan untuk beras premium harga stabil di angka Rp 12.300 per kg, atau turun 0,81% jika dibandingkan bulan sebelumnya yang menca R p12.400 per kg.

Sementara itu, tidak ada perubahan pada harga gula yakni masih stabil di angka Rp 13.000 per kg dibandingkan bulan sebelumnya

Advertisement

"Kemudian harga minyak goreng, baik curah maupun kemasan sederhana atau premium, seluruhnya masih dalam keadaan stabil yaitu di Rp 13.400 per liter. Kalau ada kenaikan, hanya sedikit di harga minyak goreng curah sebesar Rp 100 rupiah atau setara 0,75%," ujar dia.

Lutfi menambahka  beberapa komoditas mengalami kenaikan harga dalam beberpa minggu terakhir. Harga daging sapi, per 23 Juli 2021, berada di kisaran Rp 126.600 per kg, naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya yakni Rp 125.700 per kg.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging ayam ras yang harganya menjadi Rp 33.700 per kg pada 23 Juli 2021.  Harga terseut lebih tinggi dibandingkan yang tercatat pada 16 Juli 2021 sevesar Rp 33.500 per kg.

Sementara itu, telur ayam ras harganya menjadi Rp 26.200 per kg, merangkak dibandingkan yang tercatat pada bulan lalu sebesar Rp 26.000 per kg.

"Harga bawang merah juga stabil. Kalau ada kenaikan juga sedikit yaitu menjadi Rp 33.300 per kg. Hal ini disebabkan karena cuaca ekstrim di Jawa Tengah dan Jawa Timur dan ini mendekati panen. Jadi, mestinya Agustus akan kembali normal," ungkapnya.

Lutfi juga mencatat terjadi lonjakan harga untuk beberapa komoditas seperti cabai. Harga cabai merah keriting naik menjadi Rp 38.500 per kg. Harga tersebut melesat dibandingkan yang tercatat sebulan lalu yakni Rp 31.700 per kg. Kenaikan yang lebih tinggi terjadi pada harga cabai rawit merah. Harga komoditas ini meroket menjadi Rp 71.000 per kg pada tanggal 23 Juli 2021. Padahal pada bulan lalu, harganya masih di kisaran Rp 58.000 per kg.
“Untuk cabai merah kriting ini terjadi karena siklus musiman dan ini kita mendekati masa panen baru jadi mudah-mudahan Agustus jadi lebih baik ini juga konsisten,” ujarnya.

Survey Bank Indonesia (BI) hingga minggu ke empat memperkirakan inflasi di bulan Juli akan berada di kisaran 0,01% secara bulanan (month on month) dan 1,45% secara tahunan (year on year).   Cabai rawit diperkirakan mengalami inflasi sebesar 0,04% (month on month). 


 

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait