Mulai Hari Ini Malaysia Buka Perbatasan dan Izinkan Warga Bepergian

Sebagai bagian dari pembukaan perbatasan Malaysia, KBRI Kuala Lumpur membuka kembali layanan permohonan penggantian paspor yang sebelumnya ditutup pada 24 September lalu.
Image title
11 Oktober 2021, 08:05
Malaysia, perbataan, Covid-19, pandemi, vaksinasi
ANTARA FOTO/ Rafiuddin Abdul Rahman/foc.
Seorang warga mengenakan pakaian Spiderman dengan bendera Jalur Gemilang untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Malaysia di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (31/8/2021). Malaysia merayakan HUT ke-64 dengan tema "Malaysia Prihatin". ANTARA FOTO/ Rafiuddin Abdul Rahman/foc.

Mulai hari ini,  Senin (11/10), Malaysia akan membuka perbatasan mereka buat warga negara asing sekaligus mengizinkan warga mereka untuk bepergian dalam perjalanan domestik dan internasional

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan pembukaan perbatasan ini dilakukan setelah angka capaian vaksinasi bagi populasi dewasa di negara tersebut mencapai 90%.

Malaysia telah melarang warganya untuk melakukan perjalanan domestik antar negara  bagian sejak awal Januari menyusul tingginya kasus Covid-19.

Dilansir dari Channel News Asia, Yaakob mengatakan, bagi warga Malaysia yang sudah divaksinasi penuh akan diizinkan bepergian ke luar negeri tanpa harus mengajukan permohonan skema My Travel Pass.

“Menurut Kementerian Kesehatan, tingkat vaksinasi untuk populasi orang dewasa di bawah Rencana Imunisasi Nasional (PICK) Covid-19 telah mencapai 90%. Oleh karena itu, pemerintah telah setuju untuk mengizinkan (mereka) yang telah divaksinasi lengkap untuk bepergian ke luar negeri tanpa harus mengajukan izin,” kata Yaakob dikutip dari Channel News Asia, Senin (11/10).

Menyusul keputusan tersebut, warga Malaysia yang telah divaksinasi lengkap bebas melakukan perjalanan melintasi batas negara, termasuk untuk kembali ke kampung halaman masing-masing, baik untuk bertemu dengan keluarga maupun untuk tujuan wisata.

Dia juga mengingatkan warga Malaysia untuk tidak berpuas diri dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, ia tetap mengimbau warga untuk melakukan tes Covid-19 sendiri sebelum memulai perjalanan.

“Aturan membuka kembali perbatasan ini penting dalam membantu perekonomian negara, serta untuk mempersiapkan diri menghadapi fase endemi,” kata dia.

Malaysia juga memastikan tidak akan ada lagi polisi yang berjaga dan menahan pergerakan warga, namun  polisi tetap dapat melakukan pemeriksaan acak saat istirahat dan bersantai (RnR) pitstop di sepanjang jalan raya.

Langkah itu ditempuh untuk memastikan bahwa para pelaku perjalanan telah sepenuhnya divaksinasi.

Menyusul dibukanya kembali perbatasan Malaysia,  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur membuka kembali layanan permohonan penggantian paspor yang sebelumnya ditutup pada 24 September lalu.

Dalam surat edaran yang dikutip dari laman kemlu.go.id, bagi pemohon yang Paspor yang telah memiliki jadwal temu janji pada saat penutupan layanan Paspor sebelumnya, akan dilakukan perubahan jadwal temu janji online dengan jadwal sebagai berikut:

  1. Temu janji tanggal 24 September menjadi 11 Oktober 2021
  2. Temu janji tanggal 27 September menjadi 12 Oktober 2021
  3. Temu janji tanggal 28 September menjadi 13 Oktober 2021
  4. Temu janji tanggal 29 September menjadi 14 Oktober 2021
  5. Temu janji tanggal 30 September menjadi 15 Oktober 2021
  6. Temu janji 1 Oktober menjadi 18 Oktober 2021
  7. Temu jani 4 Oktober menjadi 20 Oktober 2021
  8. Temu janji 5 Oktober menjadi 21 Oktober 2021
  9. Temu janji 6 Oktober menjadi 22 Oktober 2021
  10. Temu janji 7 Oktober menjadi 25 Oktober 2021
  11. Temu janji 8 Oktober menjadi 26 Oktober 2021

“Pemohon paspor yang memiliki temu janji mulai tanggal 11 Oktober 2021 dan seterusnya tidak dapat perubahan jadwal temu janji. Pelayanan tetap dilayani sesuai dengan jadwal temu janji yang diberikan,” demikian tertulis dalam surat edaran, dikutip pada Senin (11/10).

KBRI Kuala Lumpur mengimbau kepada para pemohon paspor agar datang sesuai dengan perubahan jadwal dan jam layanan yang ditentukan. Selain itu, perubahan mengenai perubahan jadwal kedatangan temu janji juga akan disampaikan melalui pesan singkat oleh KBRI ke nomor masing-masing pemohon.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait