Jokowi Ajak Prabowo Hargai Kedaulatan Rakyat, JK: Etisnya Beri Selamat

Jokowi menyatakan keinginannya bersilaturahmi dengan Prabowo dan Sandiaga.
Michael Reily
Oleh Michael Reily
21 Mei 2019, 15:22
Jokowi menang
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Pasangan terpilih Jokowi-Ma'ruf berada di Kampung Deret usai memberikan pidato keemangan, Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat (21/5).

Pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin meminta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk menghargai proses demokrasi yang telah dijalankan oleh rakyat. Pesan ini disampaikan menyusul selesainya rekapitulasi suara Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dengan kemenangan 55,5% untuk pasangan nomor urut 01 tersebut.

Jokowi menyatakan kehendak rakyat sudah disalurkan melalui pemungutan suara pada 17 April 2019. "Oleh sebab itu, kedaulatan rakyat yang telah dilaksanakan, kehendak rakyat yang telah dilaksanakan itu, marilah kita hargai," kata dia, usai menyampaikan pidato kemenangan di Kampung Deret, Jakarta, Selasa (21/5). 

(Baca: Prabowo-Sandiaga Putuskan Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK)

Penghormatan terhadap pilihan rakyat, menurut dia, merupakan bentuk kedewasaan dalam pesta demokrasi. Setelah pengumuman dari KPU, ia mengaku belum berkomunikasi dengan Prabowo dan Sandiaga. "Kami ingin terus bersabar, terus bersilaturahmi dengan Pak Prabowo, Pak Sandiaga Uno, dan seluruh pendukung yang ada," ujarnya.

(Baca: Pidato Kemenangan Jokowi di Kampung Deret: Kami untuk 100% Rakyat)

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Prabowo Subianto semestinya mengucapkan selamat kepada Joko Widodo atas kemenangan Pilpres 2019 sesuai dengan hasil rekapitulasi KPU.

“Etisnya, selalu yang kalah menelepon yang menang. Saya dulu waktu kalah dengan Pak SBY, saya langsung telepon Pak SBY, selamat, dan saya menerima itu,” kata dia di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (21/5).

Ia pun mengingatkan, seorang pemimpin harus berjiwa besar. “Karena memang cuma dua hasilnya, menang dan kalah. Tidak ada pilihan lain, tidak ada pilihan seri, dalam Pemilu tidak ada yang seri,” ujarnya.

(Baca: Hasil Rekapitulasi KPU Mengkonfirmasi Keakuratan Quick Count )

KPU merampungkan rekapitulasi penghitungan suara 34 provinsi dan wilayah pemilihan luar negeri pada Selasa (21/5) dini hari. Pasangan Jokowi dan Ma’ruf keluar sebagai pemenang dengan perolehan 85.607.362 suara atau 55,50%, mengalahkan pasangan Prabowo dan Sandiaga yang memperoleh 68.650.239 suara atau 44,50%.

Reporter: Michael Reily, Antara

Video Pilihan

Artikel Terkait