Pinjaman Jepang untuk Pelabuhan Patimban Mulai Cair Maret

Ameidyo Daud Nasution
12 Januari 2018, 21:27
Menteri Transportasi Jepang, Keiichi Ishii, kunjungi lokasi Pelabuhan Patimban
Kementerian Perhubungan

Pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk pembangunan pelabuhan Patimban fase I tahap I akan cair mulai Maret 2018 mendatang. Nantinya, pinjaman dengan total Rp 14 triliun tersebut akan dikucurkan bertahap selama dua tahun.

Direktur Kepelabuhanan, Direktorat Jenderal Pelabuhan Laut, Kementerian Perhubungan, Chandra Irawan mengatakan, pinjaman yang segera cair adalah untuk pekerjaan fase I Pelabuhan Patimban.

"Pembangunannya nanti dilakukan secara bertahap," kata Chandra usai rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (12/1).

(Baca juga: Gubernur Jabar Ingin BUMD Ikut Kelola Pelabuhan Patimban)

Chandra juga mengatakan, operator pelabuhan ini baru ditunjuk paling lambat April 2018 mendatang. Saat ini, menurutnya, pembicaraan soal operator dan skema pengoperasian pelabuhan telah memasuki tahap akhir. "Maret juga akan ditunjuk kontraktor pelabuhan," kata dia.

Chandra juga menjelaskan, pembangunan pelabuhan fase I tahap I ditargetkan selesai tahun 2020. Nantinya, pelabuhan akan memiliki carport yang dapat menampung 200 ribu mobil.

Selain itu pelabuhan ini juga memiliki panjang dermaga 300 meter. "Nantinya sampai tahap terakhir bisa menampung 600 ribu mobil," ujar Chandra.

Sedangkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, operator pelabuhan akan ditentukan melalui proses lelang. Di mana, pesertanya terdiri dari kosorsium Indonesia dengan Jepang. “Indonesia sebagai mayoritas,” ujarnya.

(Baca juga: Pencairan Dana Talangan Infrastruktur Masih Didominasi Tol)

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait