DBS Raih Penghargaan Bank Digital Terbaik Euromoney

“Membangun sistem perbankan digital itu tak sekadar membuat aplikasi,” kata CEO DBS Piyush Gupta.
Pingit Aria
12 Juli 2018, 11:38
DBS Plaza Singapura
Katadata/Pingit Aria
Mengusung konsep gaya hidup, kantor cabang DBS Plaza Singapura dilengkapi sebuah kafe.

DBS memenangkan penghargaan sebagai “Bank Digital Terbaik Dunia” dari Majalah ekonomi terkemuka, Euromoney pada Rabu (11/7) malam. DBS mengalahkan Bank of America dan HSBC yang juga terpilih sebagai finalis.

Ini merupakan kali kedua DBS memenangkan penghargaan di kategori digital banking, setelah yang pertama pada 2016 lalu. “DBS telah lama menunjukkan keunggulan dalam mengadopsi teknologi. Tapi bagaimana DBS bisa menunjukkan bahwa digitalisasi akan menghasilkan keuntungan, itu yang penting,” demikian pernyataan Euromoney.

Di mana, transformasi digital DBS terbukti meningkatkan cost-income-ratio dari 45,4% pada 2015 menjadi 43% pada 2017.  Pada periode yang sama, pendapatan juga meningkat 10,4%. Sementara, jumlah layanan digital terhadap nasabah personal dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Singapura dan Hong Kong naik 9 poin menjadi 42%.

(Baca juga: Bank Mandiri, BNI dan DBS Paling Gencar Promosikan Layanan Digital)

Advertisement

Maka, Euromoney juga menasbihkan DBS sebagai “Bank Terbaik bagi UKM Dunia”. Dalam pernyataannya, Euromoney mengakui keberhasilan DBS mengembangkan layanan perbankan untuk UKM lintas negara.

“DBS membawa apa yang telah mereka pelajari di Singapura dan Hong Kong, lalu mengembangkannya di India, Tiongkok dan Indonesia.”

CEO DBS Piyush Gupta pun menyambut penghargaan itu. Menurutnya, inovasi adalah bagian tak terpisahkan dari DBS sejak berdiri, 50 tahun lalu. DBS pun mengantisipasi disrupsi teknologi dengan melakukan digitalisasi sejak jauh hari.

(Baca juga: Saat Perbankan Berlomba Adopsi Teknologi)

Pembangunan pusat data DBS telah direncanakan sejak 2009. Tahun lalu, DBS telah sepenuhnya mengadopsi teknologi cloud untuk mengelola data center-nya. Berbekal basis data yang kuat, DBS bisa mengembangkan produk yang lebih sesuai bagi nasabahnya.

“Membangun sistem perbankan digital itu tak sekadar membuat aplikasi,” kata Gupta di Singapura, Kamis (12/7).

Reporter: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait