Dapat Modal Rp 290 Miliar, EV Hive Bangun 100 Co-Working Space Baru

EV Hive tak hanya akan ekspansi di Indonesia melainkan Asia Tenggara.
Desy Setyowati
5 Juni 2018, 13:57
EV Hive
EV Hive
Salah satu lokasi co-working space yang dikelola EV Hive di kawasan SCBD, Jakarta.

Perusahaan rintisan (startup) yang fokus di bidang co-working space, EV Hive mendapat suntikan dana segar senilai US$ 20 juta atau setara Rp 290 miliar. Dana ini diperoleh dari beberapa perusahaan modal ventura seperti Softbank Ventures Korea, H&CK Partners dan Tigris.

Dalam pendanaan Seri A ini, Naver, LINE Ventures, STIC Investments, East Ventures, SMDV, Sinar Mas Land, Insignia Venture Partners, Intudo Ventures juga turut berpartisipasi. Bahkan, beberapa angel investor seperti Michael Widjaya dan Chris Angkasa juga ikut terlibat di dalam pendana ini.

(Baca juga: Modal Ventura EV Growth Siapkan Rp 2 triliun untuk Startup)

Chief Executive Officer (CEO) EV Hive Carlson Lau mengatakan, tambahan modal ini akan digunakan perusahaan untuk membangun 100 co-working space di beberapa negara di Asia Tenggara. "Kami sangat senang menyambut investor baru untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan EV Hive di Indonesia dan Asia Tenggara," ujar dia dalam siaran pers yang diterima Katadata, Selasa (5/6).

Advertisement

Ia mencatat, EV Hive mengelola lebih dari 30 ribu meter persegi ruang kerja di 21 lokasi di Indonesia saat ini. Lalu, ada delapan lokasi tambahan yang sedang dibangun EV Hive di Tanah Air. Saat ini, mayoritas co-working space milik EV Hive berada di Indonesia. Oleh karenanya, ia ingin membangun lebih banyak co-working space di beberapa negara di Asia Tenggara.

Direktur Utama Sinar Mas Land Michael Widjaya melihat, kerjasama dengan EV Hive dalam pembangunan co-working space di The Breeze BSD terbukti berhasil menarik pengusaha muda dan startup. Oleh karenanya, ia bersedia memberikan pendanaan. “Kami berharap kerjasama ini akan terus berlanjut," kata dia.

(Baca juga: Sinarmas Gandeng Yahoo Jepang Dirikan Perusahaan Modal Ventura)

Sementara itu, Managing Partner East Ventures Wilson Cuaca optimistis, EV Hive bisa meraih pangsa pasar yang besar di luar Indonesia. “Kami yakin, EV Hive akan memenangkan pasar Indonesia dan seterusnya berkembang ke Asia Tenggara," ujarnya.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait