Urgensi Adalah Kepentingan yang Mendesak, Ini Penjelasannya

Urgensi adalah istilah yang lekat dengan makna kepentingan. Kata tersebut diserap dari Bahasa Inggris "urgent" dan kerap menjadi perbincangan di ranah politik dan hukum.
Image title
21 Januari 2022, 08:33
Urgensi adalah kata serapan dari Bahasa Inggris yaitu “urgent” yang berarti kepentingan yang mendesak atau sesuatu yang bersifat mendesak dan harus segera ditunaikan.
Pexels.com/Nothing ahead
Urgensi adalah kata serapan dari Bahasa Inggris yaitu “urgent” yang berarti kepentingan yang mendesak atau sesuatu yang bersifat mendesak dan harus segera ditunaikan.

Akhir-akhir ini pola percakapan di masyarakat Indonesia mengalami kemajuan dalam hal kosa kata. Salah satunya adalah dengan seringnya pengucapan kata urgensi. Meski sudah cukup sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang belum memahami artinya. Kata ini sering digunakan, baik pada tulisan maupun secara lisan.

Kata tersebut acap kali digunakan dalam ranah politik dan pemerintahan. Di sisi lain istilah itu bisa diartikan sebagai kata yang mencakup berbagai bidang. terlepas dari ranah apa istilah tersebut dipakai artinya tetap sama saja.

Urgensi adalah istilah yang lekat dengan makna kepentingan. Akan tetapi, kata itu memiliki makna yang lebih dari sekedar kepentingan. Urgensi merujuk pada kepentingan yang luar biasa. Bahkan urgensi juga bisa dimaknai sebagai kepentingan yang sangat mendekat atau harus segera dilakukan.

Penjelasan Singkat Arti Urgensi

Dalam percakapan keseharian, urgensi sudah sangat lekat dengan lisan para penutur di Idnonesia dalam setiap harinya. Istilah ini diserap dari Bahasa Inggris yaitu “urgent” yang berarti kepentingan yang mendesak atau sesuatu yang bersifat mendesak dan harus segera ditunaikan. Urgensi adalah istilah yang memiliki makna sama dengan istilah dalam bahasa Inggris tersebut.

Advertisement

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), urgensi adalah suatu kewajiban yang mendesak atau hal sangat penting. Sementara itu, urgensi adalah istilah yang berasal dari kata urgen, yang memiliki arti mendesak sekali pelaksanaannya atau sangat penting (gawat, mendesak, memerlukan tindakan segera).

Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa urgensi adalah suatu kondisi yang teramat penting dan membutuhkan perhatian segera. Hal itu bisa dilihat dari contoh kalimat berikut yang dikutip dari berita Katadata.co.id:

"Urgensi Pemulihan Ekonomi Berkelanjutan Pasca Pandemi Covid-19"

Urgensi Dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Salah satu lembaga riset dalam ilmu kewarganegaraan Tim ICCE (Indonesian Center for Civic Education) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, bahwa urgensi kewarganegaraan adalah suatu desakan atau dorongan atau keharusan untuk mewujudkan segala bentuk pembelajaran dalam hal yang berhubugnan dengan warga negara yang bertujuan agar setiap warga negara mempunyai rasa kebangsaan dan cinta Tanah Air.

Proses perkembangan pendidikan kewarganegaraan mula-mula berada di Amerika Serikat tahun 1790. Indonesia mengenal Pendidikan Kewarganegaraan tahun 1957. Awal mulanya adalah civic education yang diterjemahkan menjadi kewarganegaraan tahun 1962. Resmi disebut sebagai Pendidikan Kewarganegaraan pada tahun 1968.

Pendidikan Kewarganegaraan juga dapat diartikan sebagai Civic Education bilamana merujuk pada penggunaan Bahasa Inggris. Adapun maknanya adalah Pendidikan Kewargaan dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Selain itu terdapat sejumlah mengapa pendidikan kewarganegaraan menjadi sebuah urgensi bagi kebijakan dan kepentingan nasional, antara lain:

1. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti korupsi.

2. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan.

3. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya.

4.Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (Permendiknas No. 22 Tahun 2006).

Urgensi Identitas Nasional

Identitas nasional menjadi sesuatu yang penting atau memiliki sesuatu urgensi dikarenakan adanya jati diri nasional yakni keyakinan, ciri-ciri atau karakteristik dan perasaan tentang kebangsaan yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain.

Selain itu urgensi pendidikan nasional juga dapat dilihat dari tujuan pendidikan nasional yang dikutip dari Undang-undang No.20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 2 adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia, dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Perjalanan pendidikan nasional sudah dimulai semenjak Sekolah Dasar hingga jenjang Perguruan Tinggi. Salah satu program yang dijalankan oleh pemerintah dalam mendukung program pendidikan nasional ini adalah wajib belajar 12 tahun, yang mana pendidikan dimulai dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah atas.

Hal tersebut dilaksanakan tentunya dengan harapan agar seluruh masyarakat terutama para generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa dapat menenerima dan mengikuti pendidikan yang layak, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional Indonesia. Penting bagi semua orang untuk mengetahui tujuan pendidikan nasional, sebagai proses evaluasi untuk sistem pendidikan nasional di Indonesia.

Urgensi pendidikan nasional juga diperkuat dengan adanya Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, yang menyebut tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Demikianlah penjelasan mengenai urgensi yang sudah masuk dalam kamus hingga percakapan dalam proses pembuatan kebijakan di Indonesia.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait