Penetapan Lokasi Terbit, 3 Proyek Bendungan Masuk Proses Lelang

Tiga proyek bendungan tersebut adalah Pamukkulu (Sulawesi Selatan), Sidan (Bali), dan Tiga Dihaji (Lampung)
Ameidyo Daud Nasution
Oleh Ameidyo Daud Nasution
4 September 2017, 14:12
Bendungan
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan tiga pemerintah daerah (Pemda) telah mengeluarkan Penetapan Lokasi (Penlok) untuk pembangunan proyek bendungan. Saat ini tiga proyek bendungan tersebut,yakni Pamukkulu (Sulawesi Selatan), Sidan (Bali), dan Tiga Dihaji (Lampung) telah masuk proses lelang.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso mengatakan Penlok untuk proyek bendungan Pamukkulu sudah keluar dan lelang dapat dilakukan. "Kira-kira 45 hari akan selesai prosesnya (lelang)," kata Imam di kantornya, Jakarta, Senin (4/9).

Imam sempat menjelaskan salah satu faktor molornya lelang bendungan Pamukkulu lantaran sempat terhambat keluarnya Penetapan Lokasi (Penlok) dari Gubernur Sulawesi Selatan. Selain masalah rekomendasi Penlok, masalah lainnya adalah proses sertifikasi yang belum rampung. 

(Baca: Lelang 9 Proyek Bendungan 2017 Molor Lagi)

Meski begitu, masalah yang paling utama ada Penlok. Menurut Imam, proses pembangunan proyek bendungan bisa terus berjalan jika Penlok-nya sudah keluar, beberapa syarat lain bisa menyusul sambil berjalan. Sedangkan untuk masalah dana pembebasan lahan dapat dibebankan seluruhnya pada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Pembangunan proyek bendungan tahun ini terlihat berjalan lambat. Pada enam bulan pertama tahun lalu, Kementerian PUPR berhasil melelang dan menandatangani kontrak satu proyek bendungan, yakni Bendungan Kuwil di Sulawesi Utara. Sementara sepanjang semester I tahun ini, belum ada satu pun proyek bendungan yang dilelang. 

Kepala Pusat Komunikasi Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja sebelumnya juga menjelaskan pembangunan bendungan yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya tidak sesulit tahun ini. Kementerian sengaja memulai proyek 49 bendungan dari yang karakteristiknya paling mudah terlebih dahulu.

Adapun kesulitan bendungan yang dibangun pada saat-saat ini antara lain persoalan tanah hingga karakteristik geologis di daerah tersebut. "Jadi bisa dibilang yang (target bendungan mulai dibangun) tahun depan pun kami bayangkan juga tidak semudah tahun ini," ujarnya beberapa waktu lalu.

(Baca: Masih Tunggu Sertifikasi, Proyek 9 Bendungan Belum Dilelang)

Video Pilihan

Artikel Terkait