Temui Jokowi, Antasari: Saya Hanya Ingin Berterima Kasih

Antasari mengajukan permohonannya untuk menemui Presiden Joko Widodo sebelum mendapat grasi.
Ameidyo Daud Nasution
26 Januari 2017, 20:22
Antasari Azhar
Katadata | Ameidyo Daud
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar datang ke Istana Merdeka menemui Presiden Jokowi

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/1). Kedatangan mantan narapidana ini menarik perhatian karena baru saja mendapat grasi dari Presiden. 

Antasari terlihat hadir di area Istana pada pukul 14.50 WIB dan langsung berjalan masuk holding room kompleks Istana. Sebelum masuk, pria berkaca mata yang mengenakan batik berwarna coklat muda ini sempat memberikan keterangan singkat kepada wartawan.

Dia mengaku kedatangannya hanya ingin berterima kasih kepada Jokowi sehubungan dengan pemberian grasi tersebut. "Saya hanya ingin berterima kasih," katanya singkat.

Antasari membantah kedatangannya berkaitan dengan pengungkapan kasus hukumnya kepada Jokowi, "Nggak, nggak, sama sekali nggak ada, beri kesempatan saya untuk bertemu beliau (Jokowi)," katanya. Dia baru beranjak dari holding room untuk menuju Istana Merdeka pada pukul 15.30 WIB.

Advertisement

Setelah satu jam lebih, pukul 16.50 WIB, Antasari keluar dari Istana Merdeka. Namun, dia tidak mau memberikan penjelasan sama sekali mengenai pertemuan tersebut, lantaran telah memberikan keterangan kepada wartawan sejak semalam. "Lagipula saya sedang batuk," katanya. 

Para awak media masih mencecar Antasari dengan pertanyaan seputar kasus hukumnya. Namun dirinya enggan menjawab semua pertanyaan. Ia hanya memberikan isyarat dengan mengangkat jari telunjuknya di depan bibir, sembari bergegas masuk ke mobilnya. Seolah menyatakan dirinya tidak dapat memberikan pernyataan apapun.

Sementara pihak istana belum memberikan penjelasan mengenai hal apa yang dibicarakan Antasari dan Jokowi dalam pertemuan tersebut. Juru Bicara Presiden Johan Budi hanya memberikan informasi bahwa pertemuan ini merupakan permintaan pribadi dari Antasari.

Antasari menyampaikan surat permohonan untuk bisa bertemu Jokowi, sebelum dirinya mendapatkan grasi dari Presiden. Surat ini diterima oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, tapi Pihak istana baru bisa mengagendakan pertemuan tersebut hari ini. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengabulkan permohonan grasi yang diajukan oleh Antasari. Jokowi menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor I/G/2017 terkait grasi ini pada pada 16 Januari 2017, selanjutnya serahkan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 23 Januari 2017 .

"Presiden menerbitkan Keppres itu salah satunya karena ada pertimbangan yang disampaikan Mahkamah Agung yang isinya mengurangi hukuman selama 6 tahun dari tadinya 18 tahun," kata Johan.

Antasari sudah menjalani 12 tahun masa hukuman dan menjalani bebas bersyarat sejak 10 November 2016. Setelah dinyatakan selesai masa hukumannya, dia tidak lagi memenuhi kewajiban seperti saat masih menjalani bebas bersyarat, termasuk wajib lapor dan menjadi tahanan kota.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait