Usai Anjlok, IHSG Diprediksi Kembali Tertekan di Akhir Pekan

IHSG dibuka melemah ke level 6.263 dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya 6.290.
Image title
5 Maret 2021, 10:11
Ihsg, ihsg hari ini, update ihsg, saham, saham hari ini, update saham, pergerakan saham, pasar modal, bursa
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/1/2021). Perdagangan IHSG padaÊawal tahun 2021 dibuka menguat 18,76 poin atau 0,31 persen ke posisi 5.997,83.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (5/3) diprediksi kembali melemah. Gerak indeks melanjutkan pelemahan yang terjadi sehari sebelumnya. 

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup anjlok hingga 1,35% menyentuh level 6.290. Hari ini pun indeks dibuka melemah ke level 6.263.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG hari ini berpeluang kembali melemah. Hasil analisisnya secara teknikal, indeks diprediksi bergerak dalam rentang level 6.202 hingga 6.378.

Menurut William, pola pergerakan IHSG masih terlihat betah berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi tekanan yang cukup besar. Jika support level berikut dapat dipertahankan dengan kuat maka IHSG masih berpotensi untuk kembali menguat.

Advertisement

"Sentimen dari fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas juga akan turut mewarnai pergerakan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi melemah," katanya dalam riset tertulis.

Beberapa saham yang bisa diperhatikan oleh investor saham pada perdagangan hari ini di antaranya PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama juga mengatakan IHSG berpotensi bergerak turun. Hasil analisis secara teknikal, area support maupun resistance minimum berada pada level 6.256 hingga 6.368.

"Mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG," ujar Nafan dalam risetnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT BPD Jawa barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga memperkirakan IHSG bergerak turun. "IHSG berpotensi bergerak kembali tertekan menguji support rata-rata 20 hari pada support resistance 6.248-6.321," katanya.

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait