Bank Indonesia menggarisbawahi pentingnya pengendalian inflasi pangan lewat penerapan rantai pasok efisien yang sudah diterapkan di beberapa area di Indonesia timur.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan, pihaknya selalu memantau pergerakan nilai tukar rupiah yang tengah menghadapi volatilitas akibat situasi global.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung inflasi serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Rupiah dibuka di angka 17.990 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat dua poin atau sekitar 0,01% dari penutupan sebelumnya yakni 17.992 per dolar AS.
Inflasi pangan bergejolak atau volatile food mencapai 5% pada September 2026. Angka ini melampaui batas atas sasaran inflasi Bank Indonesia (BI), yakni 3,5%.
Selain berpartisipasi dalam pameran, penguatan akses pasar kopi Indonesia juga dilakukan melalui Indonesia House of Beans (IHoB) yang hadir di Tokyo dan Osaka.
Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 yang digelar di Lippo Plaza Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat total penjualan produk UMKM mencapai Rp 609,9 juta selama tiga hari penyelenggaraan.
Bank Indonesia meluncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk memperkuat kedaulatan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui ekosistem pembayaran digital.
QRIS menjadi tulang punggung transaksi nir-tunai di Indonesia dengan 65,77 juta pengguna dan 44,86 juta merchant, mayoritas UMKM, menurut data Bank Indonesia.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen dan memperkuat instrumen stabilisasi nilai tukar, termasuk insentif hedging, untuk menghadapi tekanan eksternal.
Sebelum lengser, Purbaya Yudhi Sadewa meneken PMK 67/2026 yang mengubah pengelolaan kelebihan kas negara. Penempatan dana di BI dihapus, diganti instrumen bank umum dan SBN.
Bank Indonesia meminta DANA melakukan investigasi menyeluruh dan perbaiki sistem usai dugaan pembobolan kartu kredit melalui penyalahgunaan fitur QR di aplikasi dompet digital itu.