Kebijakan makroprudensial longgar dan sinergi moneter-fiskal menjadi dasar optimistis Bank Indonesia (BI) bahwa ekonomi 2026 mampu tumbuh lebih tinggi.
Kebijakan moneter longgar diteruskan BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan bunga acuan yang tetap rendah, diharapkan uang beredar lebih banyak mengalir untuk menggerakkan ekonomi.
Kenaikan kepemilikan BI atas surat utang pemerintah terjadi sejak pandemi Covid-19. Tingginya porsi kepemilikan tersebut dikhawatirkan mengganggu independensi bank sentral.
Bank Indonesia (BI) bersama bank sentral Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina akan menyepakati kerja sama konektivitas sistem pembayaran dalam waktu dekat.
Kenaikan suku bunga the Fed berdampak terhadap nilai tukar di sejumlah negara. Di Indonesia, kurs rupiah sudah melemah sekitar 1% mendekati level Rp 15.000 per dolar AS.
Bank Indonesia memantau dampak perang Rusia-Ukraina terhadap perekonomian Indonesia. Mulai dari harga pangan, neraca perdagangan, hingga pasar keuangan.
Program pemulihan ekonomi menyebabkan defisit anggaran membengkak menjadi 6,34 persen. Beban pembiayaan tersebut dibagi dua antara pemerintah dan Bank Indo