Pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif di IKN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, akan dibangun tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) berkapasitas 74 ton.
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan realisasi pembangunan fisik untuk kawasan yudikatif, legislatif, serta kompleks perkantoran mulai dikerjakan secara serentak pada Desember 2025.
Sarawak mengumumkan rencana investasi dengan IKN, termasuk pengembangan jalur kereta api dan maskapai Air Borneo, untuk menghubungkan pulau Kalimantan, serta kerja sama di sektor kesehatan.
Otorita IKN menandatangani delapan kontrak pembangunan kawasan legislatif, yudikatif, dan kantor pendukung. Total 20 dari 28 paket Tahap 2 sudah berjalan menuju target 2028.
Nusantara Smart City Forum 2025 mempertemukan Indonesia dan Korea Selatan untuk memperkuat kolaborasi teknologi kota cerdas di IKN guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan IKN berlangsung sesuai rencana tata ruang serta melindungi kawasan hutan yang menjadi fondasi IKN sebagai kota hutan.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, mengklaim investor tak mempermasalahkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan hak guna tanah termasuk Hak Guna Usaha (HGU) 190 tahun di IKN.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengungkapkan pemindahan instansi pusat ke Ibu Kota Nusantara (IKN) belum terlaksana.
Pemerintah menyiapkan strategi agar investor tidak kabur dari proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara usai MK membatalkan HGU 190 tahun di IKN.