BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang, hujan berpetir, gelombang laut tinggi, hingga banjir rob di sejumlah daerah hari ini.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, mengatakan potensi banjir rob yang akan terjadi di beberapa wilayah pesisir di Indonesia bakal menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
Banjir kembali melanda Jabodetabok hingga merugikan ekonomi dan merusak infrastruktur. Banjir kali ini dianggap sebagai siklus banjir lima tahunan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Banjir rob terjadi di Kampung Sembilangan, Desa Samudrajaya, Kecamatan Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat. Pasang air laut tinggi juga terjadi di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara.
Hasil riset Climate Central memperkirakan sekitar 10,4 juta warga Indonesia berpotensi kehilangan rumah pada 2030 akibat banjir pesisir yang dipicu oleh krisis iklim.
BRI menyalurkan bantuan tanggap bencana berupa pemberian ratusan paket makanan cepat saji, sembako, selimut, kasur, air mineral, perlengkapan kebersihan dan survival kits bagi warga terdampak.
Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut penyebab banjir rob di Pantura Jawa Tengah beberapa waktu lalu adalah turunnya permukaan tanah selain siklus pasang surut tertinggi dalam lima tahun.