Ratu Belanda Maxima mengapresiasi program BTN yang memungkinkan nasabah Kredit Pemilikan Rumah atau KPR mengurangi cicilan mereka dengan menukarkan sampah rumah tangga.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN berencana mengirim surat kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengajukan tambahan dana Rp 5 triliun hingga Rp 10 triliun.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN masih memberikan waktu sekitar dua tahun bagi para pegawai eks Unit Usaha Syariah (UUS) nya untuk bekerja di PT Bank Syariah Nasional (BSN)
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) resmi melakukan pemisahan atau spin off Unit Usaha Syariah, PT Bank Syariah Nasional (BSN). Aksi tersebut telah direstui para pemegang saham dalam RUPSLB BTN.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mewanti-wanti Bank Tabungan Negara (BTN) terkait penempatan uang negara sebesar Rp 25 triliun. Purbaya menyatakan siap mengalihkan dana itu jika day serap rendah.
Kedatangan BSN bakal memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain besar perbankan syariah di tengah pertumbuhan pesat industri keuangan syariah tanah air.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) resmi meluncurkan unit usaha BTN Syariah menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN). Pemisahan unit usaha dilakukan setelah akuisisi Bank Victoria Syariah dan perubahan
BTN merencanakan pemisahan Unit Usaha Syariah melalui pengalihan hak dan kewajiban ke Bank Syariah Nasional, yang akan diputuskan dalam RUPSLB 18 November 2025.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengungkap aksi korporasi yang disiapkan usai pemisahan atay spin off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN Syariah menjadi Bank Syariah Nasional.
BTN mengoptimalkan dana pemerintah Rp 25 triliun untuk ekspansi kredit, yang dicairkan melalui mekanisme reimburse, menargetkan penyaluran penuh hingga Desember 2025.
Emiten pelat merah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bakal mengguyur modal ke anak usaha syariah (UUS) BTN Syariah atau kini namanya menjadi Bank Syariah Nasional (BSN) sebesar Rp 6,5 triliun.
Direktur Utama Bank PT Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon L.P Napitupulu, optimistis dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun bisa tersalurkan hingga akhir 2025.