Aktivis Greenpeace menggelar protes singkat terkait perubahan iklim di luar aula utama pertemuan tahunan World Economic Forum pada di Davos, Swiss, Selasa (21/1).
KTT Perubahan Iklim COP29 telah menyepakati pembiayaan iklim (New Collective Quantified Goal/NCQG) senilai US$ 300 miliar atau Rp 4,7 kuadriliun per tahun bagi negara berkembang.
Perusahaan jasa keuangan Amerika Serikat, Morningstar Sustainalytics, mencatat investor banyak menarik uang dana iklim sehingga mengancam transisi energi.
Lembaga-lembaga internasional mengeluarkan laporan peringatan iklim yang kian mengkhawatirkan. Namun, terobosan untuk mendanai aksi agresif pengendalian iklim belum juga tercapai di COP29.
Organisasi sipil, delegasi negara berkembang, hingga pejabat PBB mendesak kenaikan dana dari miliar ke triliun dolar untuk negara berkembang di COP29. Ini untuk mencegah "kiamat" iklim.