Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi saham pengelola rumah sakit Mayapada, PT Sejahtera Anugerahjaya Tbk (SRAJ). Sahamnya naik 255% dalam sebulan terakhir ini.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengomentari soal pemberitan notasi khusus kepada PT Bank Mayapada Tbk (MAYA). Notasi khusus akan dicabut setelah MAYA memenuhi ketentuan OJK.
Konglomerat Dato Sri Tahir berencana akan membangun rumah sakit di Ibu Kota Nusantara atau IKN. Bos grup Mayapada itu bakal mengucurkan investasi Rp 500 miliar.
Konglomerat di balik Mayapada Group adalah Dato’ Sri Tahir. Pria kelahiran Surabaya ini juga dikenal dengan nama Ang Tjoen Ming. Bisnisnya menggurita dari bank hingga rumah sakit.