BEI mengatakan, ada 30 perusahaan antre untuk IPO. Empat di antaranya berasal dari sektor teknologi. Siapa saja startup yang bersiap melantai di bursa saham?
Rachmat Kaimuddin mengundurkan diri dari posisi direktur utama Bukalapak dan menjadi anak buah Menteri Luhut. Komisaris pun mengusulkan Willix Halim sebagai pengganti.
Bukalapak menjelaskan, investasi ke Allo Bank bertujuan melengkapi layanan keuangan seperti bank digital dan pinjaman. E-commerce ini berfokus menyasar UMKM.
IPO unicorn diramal tren tahun depan, terutama dengan adanya aturan baru dari OJK. Startup juga dinilai masif mempertimbangkan pencatatan saham lewat perusahaan 'cek kosong'.
OJK menerbitkan aturan klasifikasi saham dengan hak suara multipel guna memfasilitasi startup IPO. Namun perusahaan rintisan dinilai masih menghadapi delapan tantangan.
OJK akhirnya menerbitkan aturan klasifikasi saham dengan hak suara multipel, yang dinilai akan mendorong startup IPO di BEI. Ada delapan perusahaan rintisan Indonesia yang bersiap IPO.
Bukalapak meraup Rp 21,9 triliun lewat IPO di BEI pada Agustus. Setidaknya ada tujuh startup yang bersiap menyusul, termasuk Gojek, Warung Pintar, dan Traveloka.
Bos Bukalapak mengatakan, perusahaan membuka peluang ekspansi ke luar negeri setelah IPO. Pesaingnya, Shopee merambah Brasil, India, Meksiko, dan dikabarkan menyasar Spanyol.