Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa Indonesia perlu membuang regulasi rumit untuk menghindari middle income trap dan menjadi negara berpenghasilan tinggi.
Implementasi ekonomi hijau dengan pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim diprediksi dapat mendorong petumbuhan rata-rata produk domestik bruto PDB Indonesia sebesar 6,25% pada 2025-2045.
Menurut Menko Airlangga, pendapatan per kapita Jakarta sudah mencapai US$ 21 ribu. Bahkan pendapatan per kapitan di Jakarta Pusat sudah mencapai US$ 50 ribu.