Berdasarkan data perdagangan sampai dengan pukul 09.15 WIB, harga saham Harita Nickel naik 1,60% ke level Rp 1.270 dari level harga penawaran umum, yakni Rp 1.250.
Harita Nickel atau PT Trimegah Bangun Persada bersama dengan entitas anak perseroan telah ditunjuk sebagai pengambil inisiatif dan pelaksana proyek dari kawasan industri baterai listrik.
IPO entitas nikel Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel mengalami kelebihan permintaan atau oversubribed sebanyak 7 kali.
Harita Nickel membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak dalam proses hilirisasi nikel khususnya dalam memenuhi kebutuhan kendaraan listrik akan baterai.
Harita Nickel atau PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) berada di posisi strategis untuk mendapatkan keuntungan dari meningkatnya kebutuhan baterai isi ulang di industri kendaraan listrik.
Harita Nickel, kelompok usaha pertambangan mineral lirik potensi pengelolahan sisa hasil pengolahan (SHP) atau slag nikel menjadi material yang bisa memberi nilai tambah.
Dalam waktu dekat akan ada dua perusahaan nikel yang akan segera melantai di BEI yakni PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).